Manado, SULUTREVIEW
Menjelang event fenomenal Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental (PKN Revmen) Indonesia, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terus memantapkan persiapan acara dengan menggelar agenda rakor di Ruang FJ Tumbelaka, Kantor Gubernur Sulut, Jumat (19/10/18).
Sekretaris Daerah Provinsi Edwin Silangen SE MS pada kesempatan itu, mengkoordinir secara langsung laporan masing-masing panita. Terutama mengenai progres persiapan sarana dan prasarana hingga langkah antisipasi guna suksesnya hajatan akbar yang akan dihadiri Presiden RI Joko Widodo dan 15 ribu orang, beserta gubernur, walikota dan bupati seluruh Indonesia ini.
Silangen memastikan pelaksanaan PKN-Revmen bakal diselenggarakan di kawasan lapangan Wolter Monginsidi (KONI) Manado pada 26 hingga 28 Oktober mendatang.
“Pada waktu lalu, kita telah menjadi rumah kegiatan Harganas. Dan kita mendapat apresiasi terutama dalam pelayanan akomodasi dan transportasi. Saya optimis akan sukses menggelar Pekan Revolusi Mental ini,” katanya.
Dirinya berharap agar semua panitia dapat menjalankan koordinasi dan fungsi tugas dengan baik.
“Acara ini hanya dapat berlangsung sukses dengan kita bergotong royong. Semoga Tuhan memberikan kita kesehatan dan memberkati kerja keras kita semua agar acara Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental Indonesia dapat berlangsung lancar dan sukses,” tutup Silangen.
Diketahui, Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental Indonesia tahun 2018 mengangkat tema “Revolusi Mental Untuk Indonesia Satu, Mandiri dan Melayani”. Adapun kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan dalam menyemarakan gerakan revolusi mental, yakni gerakan Indonesia melayani, gerakan Indonesia bersih (9 Oktober), gerakan Indonesia tertib (18 Oktober), gerakan Indonesia Mandiri (19 Oktober) dan gerakan Indonesia bersatu (20 Oktober).
Sementara pada acara puncak pada tangal 26-28 Oktober diagendakan acara PKN-Revmen yakni, forum dialog bela negara, forum dialog pembaruan kebangsaan, pembukaan PKN-Revmen, pemutaran film dan bedah film, seminar tentang ada dan kepercayaan, rembuk nasional (5 gerakan), pameran inovasi pelayanan publik dan inovasi kreatif anak bangsa, pementasan seni dan budaya daerah dan kontemporer serta karnaval budaya.
Nampak mendampingi Sekprov, Asisten Pemerintahan dan Kesra Edison Humiang, Kepala Kesbangpol Meky Onibala, serta turut dihadiri seluruh Kepala SKPD, Staf Ahli dan Staf Khusus Gubernur.(eda)













