Kendari, Sulutreview.com – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat koordinasi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk meningkatkan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) sekaligus memastikan kelancaran distribusi energi ke masyarakat.
Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar di Kendari, Selasa (14/7/2026) mengatakan sinergi dan komunikasi dengan aparat penegak hukum merupakan elemen krusial dalam mendukung kelancaran operasional perusahaan di lapangan.
”Pertamina Patra Niaga berkomitmen menjalankan operasional dengan mengedepankan prinsip GCG. Audiensi ini menjadi kesempatan baik untuk menyelaraskan pemahaman demi mendukung pelayanan energi yang aman, andal, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Deny saat melakukan audiensi di Kantor Kejati Sultra.
Pertemuan strategis tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sultra, Dr. Sugeng Riyanta, S.H., M.H., beserta jajaran manajemen kedua belah pihak. Dalam kesempatan itu, dibahas berbagai poin penting mulai dari pengamanan kepentingan negara, pelaksanaan program pemerintah, hingga aspek transparansi dan akuntabilitas distribusi energi di wilayah Sultra.
Sementara itu, Kepala Kejati Sultra, Dr. Sugeng Riyanta menyatakan menyambut baik inisiatif Pertamina. Menurutnya, Kejaksaan memiliki peran strategis dalam mengawal pembangunan melalui fungsi Intelijen serta Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun).
”Sinergi antarlembaga ini penting untuk mendorong tata kelola yang baik di sektor energi. Ke depan, kerja sama seperti pendampingan hukum, pertimbangan hukum, penerangan hukum, hingga upaya pencegahan potensi pelanggaran hukum akan terus dioptimalkan,” kata Sugeng.
Di sisi lain, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto menilai masukan dan pandangan dari pihak kejaksaan menjadi modal penting bagi perusahaan untuk menjaga transparansi operasional.
Melalui koordinasi yang berkelanjutan ini, Pertamina Patra Niaga berharap dapat terus menekan potensi kendala di lapangan sehingga pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG di Sulawesi Tenggara dapat tersalurkan secara optimal dan aman kepada masyarakat.(hilda)












