Manado, Sulutreview.com — Setelah mengemban tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) selama 2 tahun 2 bulan, Niklas Silangen akhirnya resmi dilantik sebagai Sekretaris DPRD (Sekwan) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) definitif pada (7/7/2026).
Momentum sakral ini disyukuri secara khusus lewat menggelar acara syukuran bersama para jurnalis yang sehari-hari bertugas di lingkungan DPRD Sulut.
Dalam suasana penuh keakraban, Niklas Silangen menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas dukungan dan doa yang selama ini mengalir dari rekan-rekan media.
”Berkat dukungan dan doa, saya bersama keluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada teman-teman jurnalis di DPRD yang selalu memberikan motivasi selama ini. Hari ini adalah pertemuan dan syukuran spesial bersama teman-teman semua,” ujar Silangen hangat di ruang rapat Serbaguna Kantor DPRD Sulut, pada Kamis (9/7/2026).
Menatap tugas baru dengan tanggung jawab yang lebih besar, Silangen berharap sinergitas yang telah terbangun baik selama dua tahun terakhir dapat terus dijaga, bahkan ditingkatkan. Ia meminta dukungan penuh dari awak media dalam mengawal pelaksanaan tugas-tugas kedewanan.
Silangen juga membuka ruang komunikasi yang seluas-luasnya bagi para jurnalis jika menemukan dinamika atau kendala di lapangan. Menurutnya, keterbukaan adalah kunci utama penyelesaian masalah.
”Ketika ada hal-hal yang perlu dikomunikasikan dalam pelaksanaan tugas, mari kita bicarakan. Kalau ada masalah, bisa langsung japri (jalur pribadi) atau sampaikan langsung kepada saya. Karena saya percaya, setiap masalah pasti ada solusinya,” tuturnya penuhs optimisme.
Di sisi lain, Silangen tidak menampik adanya tantangan klasik terkait keterbatasan anggaran di lingkup Sekretariat DPRD. Kendati demikian, ia mengajak insan pers untuk tetap kreatif dan berimbang dalam menyajikan informasi kepada masyarakat.
Ia berharap, selain mengawal isu-isu politik kedewanan, para jurnalis juga dapat mengangkat berita-berita seputar roda pemerintahan yang bersifat edukatif.
”Sekretariat memang memiliki keterbatasan anggaran, namun kiranya berita-berita pemerintahan juga dapat terus dimunculkan. Mari kita sama-sama publikasikan hal-hal yang positif dan membangun untuk kemajuan daerah,” pungkasnya.(hilda)












