Manado, Sulutreview.com — Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Yulius Selvanus, menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap para abdi masyarakat yang bertaruh nyawa di lapangan, yakni musibah kebakaran di Megamall, pada Sabtu (16/5/2026).
Mengetahui ada nama yang sempat terlewat dalam daftar penerima apresiasi, gubernur bergerak cepat. Tanpa menunggu lama, ia segera memanggil Marlon Bangonang, salah satu anggota Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Manado, ke Wisma Negara Bumi Beringin pada Senin (18/5/2026).
Pemanggilan khusus ini dilakukan untuk menyerahkan penghargaan yang sepatutnya diterima oleh Marlon atas aksi heroiknya saat menjinakkan api dalam insiden kebakaran di Megamall Manado beberapa waktu lalu.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Yulius menyampaikan rasa hormat dan apresiasi yang mendalam secara langsung kepada Marlon.
”Pengakuan ini saya berikan sebagai bentuk penghormatan yang tulus atas aksi heroik dan pengabdian luar biasa yang telah ia tunjukkan saat menangani peristiwa kebakaran di Megamall beberapa waktu lalu,” ujar Yulius.
Gubernur menyampaikan bahwa pemerintah berkomitmen untuk tidak mengabaikan sekecil apa pun bentuk dedikasi yang diberikan oleh petugas di lapangan demi keselamatan warga Sulut.
”Bagi saya, setiap jasa dan keberanian yang dihadirkan demi keselamatan orang lain, tidak boleh terlewatkan dan harus mendapatkan tempat terhormat di hati kita semua,” ucapnya.
Ia juga berterima kasih atas nama pribadi dan masyarakat Sulut, sambil berharap bahwa dedikasi Marlon dapat menjadi pemantik semangat bagi seluruh jajaran penegak keselamatan publik di Bumi Nyiur Melambai.
”Terima kasih saudara Marlon, semangat dan keberanianmu adalah kebanggaan bagi Sulawesi Utara. Anda adalah petarung,” tutur gubernur bangga.
Sementara itu, Marlon Bangonang tampak haru dan bangga atas perhatian spontan dan langsung dari orang nomor satu di Sulut tersebut.
“Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa setiap tetes keringat dan keberanian para petugas pemadam kebakaran di lapangan sangat bernilai di mata pemerintah,” tutur Gubernur Yulius.(hilda)













