Bitung, Sulutreview.com – Menjawab keluhan masyarakat Kota Bitung, yang berkaitan dengan sulitnya memperoleh LPG dalam sepekan terakhir, ditindaklanjuti PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, dengan langkah cepat guna menjaga ketersediaan LPG bersubsidi 3 kg.
Menanggapi kondisi tersebut, Pertamina Patra Niaga segera menambah pasokan LPG 3 kg secara signifikan guna menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.
SBM Sulutgo IV Gas Pertamina Patra Niaga, Ahmad Fernando, menyampaikan bahwa penguatan suplai telah dilakukan melalui penambahan distribusi fakultatif dan extra dropping.
“Kami telah menyalurkan tambahan LPG 3 kg sebanyak 164 persen dari kondisi normal pada bulan Desember 2025 serta 100% pada awal Januari 2026. Penyaluran ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan rumah tangga dan usaha mikro dapat terpenuhi” ujarnya.
Selain penambahan pasokan, Pertamina Patra Niaga juga memperkuat pengaturan distribusi agar LPG 3 kg benar-benar diterima oleh konsumen yang berhak.
“Kami berkoordinasi dengan agen serta Hiswana Migas untuk memaksimalkan penyaluran langsung di pangkalan kepada konsumen rumah tangga dan usaha mikro, dengan tidak mengutamakan penyaluran ke pengecer,” tambahnya.
Area Manager Communication, Relation, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat.
“Kami memahami keresahan warga Bitung dan memastikan Pertamina hadir dengan solusi cepat. Penambahan pasokan dan penguatan pengawasan distribusi merupakan wujud komitmen kami agar LPG 3 kg tersedia, terjangkau, dan tepat sasaran,” jelasnya.
Pertamina Patra Niaga mengajak masyarakat untuk membeli LPG 3 kg sesuai kebutuhan serta melaporkan apabila menemukan kendala distribusi atau harga yang tidak sesuai ketentuan melalui Pertamina Call Center (PCC) 135, yang beroperasi 24 jam sebagai saluran resmi pengaduan.(hilda)













