PLN UID Suluttenggo Jaga Keandalan Pasokan Listrik Selama Nataru

General Manager PT PLN UID Suluttenggo Usman Bangun saat memberikan keterangan pers. Foto:Hilda

Manado, Sulutreview.com — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Suluttenggo optimistis menjamin keandalan listrik selama perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).

General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun menjelaskan PLN telah menyiapkan berbagai langkah guna menjamin keandalan pasokan listrik, khususnya selama masa siaga Nataru.

“Kami full team dan all out untuk menyiapkan keandalan pasokan listrik, karena tujuan kami dapat memberikan pelayanan yang penuh,” ujarnya saat kegiatan Temu Media untuk Pemberitaan Kesiapan Kelistrikan PLN Suluttenggo Menghadapi Nataru, di aula PLN UID Suluttenggo, Selasa (23/12/2025).

PLN UID Suluttenggo, tambah Usman, telah menyiagakan 2.199 personel yang didukung peralatan lengkap untuk memastikan keandalan pasokan listrik terutama di lokasi-lokasi prioritas yang menjadi pusat aktivitas masyarakat selama perayaan Nataru.

“Kami juga menyiapkan 2.199 personel yang kita tempatkan di seluruh posko yang tersebar,” ucapnya sembari mengingatkan
masyarakat untuk segera melapor jika terjadi kendala kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile.

“Tim kami siaga 24 jam untuk merespons laporan masyarakat. Mari kita sambut Natal dan Tahun Baru dengan penuh sukacita tanpa rasa khawatir akan gangguan listrik,” katanya.

Sistem SulutGo saat ini, menurut Usman cukup bagus dengan total daya mampu pasok di wilayah UID Suluttenggo mencapai 1.110,48 MW, dengan beban puncak sebesar 901,41 MW, sehingga terdapat cadangan daya 209,07 MW.

“Secara umum, kondisi kelistrikan di wilayah kerja PLN UID Suluttenggo berada dalam status aman. Sistem kelistrikan UID Suluttenggo terdiri dari 2 sitem besar yaitu sistem SulutGo yang menyuplai wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo, Sistem Sulselrabar yang menyuplai wilayah Sulawesi Tengah, serta 62 sistem kelistrikan isolated yang tesebar,” rincinya.

Dijelaskan Manager Komunikasi & TJSL
PLN UID Suluttenggo, Noven N Koropit,
pada Sistem SulutGo, daya mampu pasok tercatat 668,35 MW, dengan beban puncak pekan ini sebesar 491,39 MW dan cadangan daya 176,96 MW.

Sementara itu, Sistem Palu yang dipasok dari Grid Sulselrabar memiliki daya mampu pasok sesuai kebutuhan sebesar 255,56 MW dengan beban puncak yang sama. Adapun 62 sistem isolated/off grid memiliki daya mampu pasok 186,57 MW dengan beban puncak 154,46 MW.

Dalam rangka mendukung kelancaran perayaan Nataru, PLN UID Suluttenggo telah membentuk 60 posko siaga yang didukung oleh 2.199 personel, termasuk 32 personel dengan keahlian khusus Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB). Selain itu, berbagai peralatan pendukung turut disiagakan, antara lain mobil dinas gangguan, motor dinas gangguan, unit crane, 45 unit gardu bergerak (UGB), 3 unit UPS, 59 unit genset.

PLN UID Suluttenggo mengamankan 233 lokasi prioritas, yang terdiri dari 50 tempat ibadah, 78 lokasi kegiatan Natal lokal, 26 titik transportasi (terminal, stasiun, bandara, dan pelabuhan), 40 posko atau titik mudik prioritas, 13 pusat perbelanjaan, 13 kawasan wisata, serta 3 lokasi keramaian.

Selain itu PLN UID Suluttenggo juga menyiagakan 47 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) untuk memastikan kenyamanan Pengguna Kendaraan Listrik.

Sistem SulutGo, sebut Noven relatif aman dengan beban puncak tertinggi pada 18 Desember 2025 hingga 08 Januari 2026 sebesar 404,39 MW, selanjutnya pada tanggal 25 Desembar 2025,, perkiraan beban puncak tertinggi sebesar 474,25 MW dengan cadangan sebesar 213,67 MW. Kemudian pada tanggal 01 Januari 2026, perkiraan beban puncak tertinggi sebesar 422,78 MW dengan cadangan sebesar 265,15 MW.

“Seluruh petugas PLN UID Suluttenggo telah membentuk tim siaga yang stand by selama periode Nataru 2025-2026 di lokasi strategis seperti tempat pelaksanaan ibadah, kantor-kantor pemerintahan dan pusat-pusat keramaian,” pungkasnya.(hilda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *