Bitung, Sulutreview.com– Wali Kota Bitung Hengky Honandar SE dan Istri Bunda Ellen Sondakh bersama Wakil Wali Kota Randito Maringka kembali menyambangi rumah kediaman Andi Ka Ua Keluarga Djafar-Buntayo yang berada di Kelurahan Kakenturan Kecamatan Maesa.

Kedatangan Walikota dan Wakil Wali Kota ini untuk menghargai undangan dari Ka Ua pada acara Pembe’atan dan khitanan masal anaknya Nurdina Putri Djafar dan Muhammad Rizky Aditya Djafar.
Dalam suasana penuh kekeluargaan dan nuansa budaya Gorontalo yang kental, keluarga besar Djafar Buntayo (Andi Ka Hua) menggelar acara Pembe’atan dan Khitanan bagi dua anak tercinta, yakni Nurdina Putri Djafar dan Muhammad Rizky Aditya Djafar.
Acara yang dimulai pada pukul 16:00 WITA Sabtu (23/08/2025) dihadiri sekira 500-an orang yang terundang yang berlangsung khusyuk dan penuh khidmat, hadir juga Camat Maesa Welmy Kalangit SE MAP dan Suami Capt Anto Pasa serta para Lurah-Lurah.
Saat Walikota dan Bunda Paud serta Wakil Wali Kota tiba, langsung disambut tuan rumah Andi Kahua bersama Istri serta Camat Maesa dan kalangan Lurah yang mempersilahkan untuk jamuan kasih bersama.
Terlihat Hengky dan Randito serta Bunda Paud Ci Ellen larut dalam kebahagiaan di acara tersebut. Sambil makan Wali Kota serta Wakil berbincang-bincang dengan Andi Kahua.
Tak lama Hengky dan Randito serta Ellen Sondakh foto bersama keluarga Djafar-Buntayo dan pamit pulang.
Andi Ka Ua berterimah kasih kepada Pak Walikota Hengky Honandar SE serta Wakil Wali Kota Randito Maringka dan Bunda Paud Ellen Sondakh yang sudah datang di acara Pembe’atan dan Khitanan kepada anak-anak mereka.
Diketahui sebelum prosesi inti, rangkaian acara dimulai dengan ritual adat Gorontalo yang dikenal sebagai Mandi Lemon atau Mopolihu Lolimu.
Ritual ini merupakan simbol pensucian diri dan penyambutan kedewasaan, khususnya bagi anak-anak yang akan memasuki fase baru dalam hidup mereka.
Kehadiran adat ini menunjukkan upaya kuat dari keluarga dalam melestarikan nilai-nilai budaya leluhur di tengah masyarakat urban saat ini.(ferdinan/Uji Kompetensi Wartawan (UKW) no (21387)













