Pimpin Apel HKN Kemenag Minahasa, Tangian Ingatkan Kejujuran

Apel BKN Kemenag Minahasa. Foto : ist


Minahasa, Sulutreview.com – Apel Hari Kesadaran Nasional merupakan upacara rutin yang dilaksankan setiap tanggal 17 di bulan berjalan dan menjadi monetum para ASN untuk memantapkan kualitas pengabdaian dan pelayanan kepada masyarakat.

Hari Kesadaran Nasional (HKN) memiliki makna penting untuk memantapkan kualitas pengabdian dan meningkatkan kecintaan kepada bangsa dan negara.

Bertempat di halaman kantor Kementerian Agama Kabupaten Minahasa digelar Apel HKN. Bertindak sebagai Pembina Apel Kepala Kantor Pdt. Dolie Tangian, S.Th., M.Pd dengan petugas Apel adalah ASN dari Bimas Islam dan PZW Kemenag Minahasa, pada Kamis (17/10/2024).

Turut hadir, Kepala Seksi, Kepala Penyelenggara dan Kepala-kepala Kantor Urusan Agama, jajaran pegawai ASN, PPNPN dan Mahasiswa Magang (PPL) Unima dan IAKN-Manado.

Kakan Pdt. Dolie Tangian, S. Th., M. Pd., selaku pembina apel mengimbau, agar semua ASN mau membangun kesadaran bersama, karena betapa pentingnya integritas seorang pegawai di Kantor Kemenag Minahasa.

“Apa pun yang kita kerjakan, itu kita harus jujur, jujur terhadap diri sendiri dan jujur terhadap teman-teman di sekitar kita. Demikian juga kita harus berlaku adil terhadap diri sendiri, serta adil terhadap teman-teman di sekitar kita,” katanya.

Lebih lanjut Tangian mengajak seluruh pegawai untuk berenung bersama untuk menyadari bahwa pekerjaan sebagai pegawai merupakan amanah yang patut disyukuri.

“Kita ada di sini oleh karena amanah, suatu keprcayaan yang diberikan sebagai pegawai kemenag. Mari kita tetap mempunyai komitemen bersama dalam peningkatan kinerja,” katanya.

Tangian juga berpesan agar seluruh pegawai menjaga akhlaknya sebagai orang yang beragama. “Kalau kita mampu membentuk diri kita, melalui cara berbicara, cara bertingkah, cara kita berjalan dan cara kita menatap orang lain. Maka dengan sendirinya kita sudah menampilkan hal-hal yang baik,” tambahnya.

Ia juga mengajak seluruh pegawai untuk bersyukur.

“Bersyukur baik senang maupun susah, itu wajib bagi kita. Mensyukuri segala apa yang sudah Tuhan anugerahkan bagi kita. Bagamana cara kita mensyukuri akan hal ini, maka cintailah instansi kita ini. Cintailah pekerjaan kita masing-masing. Jangan coba-coba kita mencintai pekerjaan orang lain. Tetapi kita terlebih dahulu mencintai pekerjaan kita. Agar kita mampu mengucap Syukur,” jelasnya.

Di akhir sambutan, Tangian memotivasi agar bersama-sama untuk menciptakan energi positif dalam pekerjaan. “Buatlah semangat-semangat baru di dalam hati kita, agar pekerjaan-pekerjaan kita tuntas. Pekerjaan-pekerjaan di seksi telah tuntas, tinggal merampungkan laporan-laporannya. Ini menjadi bukti bahwa kita telah selesai menjalankan tugas. Nah, ini menjadi pesan dalam HKN hari ini. Tuhan memberkati kita semua!,” kuncinya.(engel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *