Gelar Rapat Koordinasi, KPU Mitra Pastikan Tepat Waktu Distribusi Logistik Pemilu 2024

KPU Mitra saat menggelar Rapat Koordinasi (Istimewa)

Mitra, Sulutreview – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) memastikan, dalam distribusi Logistik Pemilu 2024 akan segera didistribusikan ke PPK dan KPPS dengan tepat waktu.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua KPU Mitra Otnie Tamod pada saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Distribusi dan Pengamanan Logistik Pemilu 2024 di D’Jtos Residence, Ratahan, pada Senin (29/1/2023).

Dalam Rakor ini, KPU memperoleh dukungan dari berbagai pihak, seperti Bawaslu, Kapolres, Dandim Minahasa, BPBD, PMD, Dinas Perhubungan, PLN Ratahan, Pol PP, para camat dan PPK di 12 kecamatan.

Semua pihak diundang karena berhubungan erat dengan pendistribusian logistik di KPU, baik dalam hal pengawasan, pengamanan, kondisi cuaca menjelang hari pemungutan suara, maupun terkait ketersediaan pasokan listrik.

Hal tersebut dilakukan guna memastikan tidak terjadi pemadaman listrik menjelang Pemilu, baik 6 hari sebelum hari H maupun pasca 6 hari sesudah Pemilu.

Rakor ini juga membahas persiapan pemerintah setempat, termasuk pemerintah kecamatan. Nantinya, logistik akan disalurkan pertama kali pada tanggal 12 Februari di kantor camat sebagai lokasi sekretariat PPK, kemudian pada tanggal 13 Februari logistik akan ditempatkan di PPS.

Pendistribusian logistik akan diprioritaskan ke desa terjauh maupun lokasi desa yang jalannya rusak, seperti di Kecamatan Touluaan Selatan, Desa Lowatag, dan Banga. Selain itu, logistik juga akan didistribusikan lebih awal ke desa Pisa, Kecamatan Tombatu, desa Tonsawang, dan di Kecamatan Ratatotok di desa Soyoan dan Morea. Ini merupakan beberapa desa yang menjadi prioritas KPU dalam delapan desa yang akan disalurkan lebih awal.

Akhirnya, KPU akan mengantisipasi kondisi cuaca hujan dan kondisi jalanan yang memprihatinkan di beberapa desa yang menjadi prioritas KPU. Sementara itu, pihak kepolisian bersedia untuk mengawal logistik dari gudang KPU hingga ke TPS. Pengawalan dan pengamanan wajib dilakukan, karena logistik merupakan dokumen negara yang harus dijaga serta dilindungi agar proses Pemilu di Kabupaten Mitra dapat berjalan dengan lancar dan aman. Begitu juga dengan pihak Bawaslu, yang memastikan jajarannya sampai di tingkat pengawas desa akan mengawasi proses distribusi sampai ke TPS.

Dalam Rakor tersebut terdapat pemateri dari pihak Polres yang diwakili oleh Kasat Intel dan Bawaslu Hj Doli Van Gobel. Sementara dari KPU, disampaikan langsung Ketua, selaku Ketua Divisi Keuangan Umum dan Logistik (KUL). Hadir juga Kadiv Perencanaan data dan Informasi Aulia Syukur, Kadiv Teknis Penyelenggara Ryan J Sandag, Kadiv Hukum dan Pengawasan Sastro Mokoagow san Kadiv Sosdiklik, Parmas dan SDM Lucky Mamahit. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.