Lebaran, BNI Wilayah 11 Suluttenggomalut Sediakan Uang Tunai Rp.1,920 Triliun

Pemimpin BNI Wilayah 11 Suluttenggomalut, Lodewyck Z.S. Pattihahuan saat memberikan keterangan pers. Foto : Hilda

Manado, Sulutreview.com – Menyambut hari raya Idul Fitri 1444 H (lebaran), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Wilayah 11 Suluttenggomalut menyediakan kebutuhan transaksi sebesar Rp1,920 triliun uang tunai.

“BNI Wilayah 11 menyediakan kebutuhan transaksi di ATM/CRM sebesar Rp.473,22 miliar di 458 Mesin ATM/CRM dan menyediakan sejumlah uang tunai sebesar Rp.1,920 triliun untuk memenuhi kebutuhan transaksi yang diperlukan oleh masyarakat selama libur lebaran,” ungkap Pemimpin BNI Wilayah 11 Suluttenggomalut, Lodewyck Z.S. Pattihahuan saat melakukan press conference di BNI Internet Point Kamis (13/04/2023).

Persiapan uang tunai tersebut diharapkan mampu mendorong konsumsi masyarakat.

“Tentunya, uang tunai yang disediakan ini, diharapkan mampu mendorong konsumsi masyarakat sehingga tercipta lebih banyak kegiatan ekonomi dan momentum bagi perbankan untuk meningkatkan kinerja transaksi” ujar Lodewyck.

Terkait kesiapan transaksi, BNI Kantor Wilayah 11, terus mempersiapkan operasional untuk dapat memanfaatkan momentum pertumbuhan transaksi dan konsumsi masyarakat di periode Ramadhan dan Lebaran 2023.

“Untuk itu BNI Kantor Wilayah 11 menyediakan layanan perbankan dengan mengoperasikan 66 outlet, termasuk layanan digital non stop antara lain mesin DigiCS untuk layanan pembukaan rekening dan mesin ATM/CRM untuk penarikan/setoran tunai,” jelasnya.

Ia juga enyampaikan bahwa selama libur Idul Fitri tahun ini, BNI telah mempersiapkan beberapa outlet untuk operasional terbatas dan BNI Agen 46 yang siap mendukung BNI dalam melayani transaksi nasabah.

Selain itu BNI memastikan akses masyarakat terhadap layanan digital perbankan BNI juga tetap optimal melayani transaksi nasabah.

“Langkah ini adalah komitmen tahunan kami dan BNI selalu siap memberikan pelayanan terbaik selama libur Idul Fitri. Berbagai persiapan mulai dari sumber daya manusia (SDM) pendukung, kantor jaringan, serta layanan digital terintegrasi khususnya melalui Super App BNI Mobile Banking dan BNI Direct akan dipersiapkan secara maksimal sehingga Nasabah bisa bertransaksi kapan saja dan di mana saja dengan menggunakan layanan e-channel tersebut” ujar Lodewyck.

Lodewyck juga mengingatkan agar nasabah selalu waspada dan menjaga kerahasiaan data pribadi seperti User ID, Password, Kode OTP (One Time Password), PIN yang diterima serta tidak menginfokannya kepada siapapun termasuk kepada Petugas BNI.

“Pihak BNI selalu mengedukasi nasabah agar menjaga kerahasiaan data dan menginformasikan bahwa BNI tidak pernah meminta kode OTP untuk alasan apapun. Jika mengalami kendala, segera hubungi BNI Call Centre di 1500046 atau datang ke outlet BNI terdekat,” imbuhnya.

Wakil Pemimpin Wilayah Lucky Talimbekas Lahope, menambahkan BNI Wilayah 11 berhasil mencatat laba sebesar Rp23 triliun, mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp18 triliun.

“Untuk perkembangan Dana Pihak Ketiga (DPK) mengalami pertumbuhan yang ditopang dana murah dan giro sebesar Rp2 triliun atau naik 28 persen. Selanjutnya tabungan naik 7,7 persen,” tukasnya.

Lahope menyebut pihaknya, lebih fokus pada dana murah, agar laba optimal yanf bergerak di bisnis yang lebih rendah pengeluaran biayanya.

Turut hadir dalam press conference, Pemimpin Remedial & Recovery Wilayah James W Walewangko dan Aka Mardanis, yang adalah Pemimpin Kelompok Solusi Bisnis Digital BNI Wilayah 11.(hilda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *