Steve Kepel Optimistis, Maskapai Super Air Jet Tingkatkan Konektivitas Masyarakat

Pengguntingan pita penerbangan perdana Super Air Jet. Foto : Hilda M

Manado, Sulutreview.com – Penerbangan perdana maskapai Super Air Jet mendarat di Bandara Sam Ratulangi Manado, Rabu (05/04/2023).

Kehadiran pesawat tipe Airbus 320-200 dengan nomor penerbangan IU 528 tersebut, memuat 167 penumpang dari Balikpapan atau 93% dari kapasitas yang tersedia.

Selanjutnya, penumpang ke Balikpapan berjumlah 108 penumpang dengan jadwal kedatangan pukul 14.25 Wita dan berangkat pukul 15.25 Wita.

Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara (Sekprov Sulut), Steve Kepel memberikan apresiasi atas kerja sama dan kerja nyata dibukanya penerbangan Super Air Jet dengan rute Manado-Balikpapan.

“Semoga penerbangan baru ini akan menambah jumlah jalur penerbangan. Baik domestik maupun internasional dapat dibuka melalui bandara Sam Ratulangi Manado,” katanya.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, meletakkan harapan baru dengan penerbangan perdana Super Air Jet.

“Penerbangan ini, kiranya membawa harapan baru dalam peningkatan konektivitas dan mobilitas masyarakat maupun barang. Kami percaya bahwa kehadiran maskapai ini akan memberi akses transportasi yang lebih efisien,” tukasnya.

Ia juga memastikan, dibukanya penerbangan baru ini, akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Sulut.

Penerbangan perdana disambut optimistis

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama mewujudkan penerbangan perdana Super Air Jet,” tandasnya sembari berharap maskapai ini dapat memberikan layanan prima yang berkualitas serta mematuhi aturan keselamatan penerbangan.

“Saya ucapkan selamat datang kepada perusahaan Super Air Jet beserta karyawan, para penumpang yang melakukan penerbangan perdana ini. Saya berharap kehadiran maskapai ini memberikan kontribusi yang positif dan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat Sulawsi Utara,” sebut Kepel

Direktur Utama Super Air Jet Ari Azhari menyampaikan penerbangan perdana ini, dapat membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan perekonomian serta pariwisata khususnya di Manado.

Hingga akhir 31 Maret 2023, pihaknya telah mendatangkan pesawat yang ke-50.

“Jadi saat ini pesawat kami memiliki 50 unit armada dengan tipe yang sama Airbus 320. Untuk selanjutnya kami akan terus menambah pesawat, di akhir tahun ini menjadi 65 unit armada,” ujarnya.

Seluruh pesawat Super Air Jet memiliki teknologi hepa filter yaitu sistem penyaringan partikel yang kuat menyaring 99% kuman bakteri dan virus.

Ia juga menambahkan, Kota Manado merupakan kota yang ke-26 penerbangan yang dilalui Super Jet Air.

General Manager Angkasa Pura I Bandara Sam Ratulangi Manado, Minggus Gandeguai
menjelaskan, kedatangan pesawat Super Air Jet Airbus 320-200 akan melayani rute Manado-Balikpapan (PP ), dengan frekuensi terbang setiap hari atau 7 kali seminggu.

“Harapannya Super Air Jet maupun Lion Air grup dan Batik air bisa pula melayani Manado Denpasar, guna mendukung program pariwisata Sulut dan untuk rute Manado langsung ke Surabaya serta mempermudah investor melakukan kegiatan ekonomi di Sulut,” jelas Minggus.

Turut hadir, Walikota Manado Andrei Angouw dan jajaran Forkopimda.(hilda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *