Manado, Sulutreview.com – Memasuki tahun anggaran 2023, Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Pendidikan (Diknas) Provinsi Sulut, Senin (7/11/2022).
RDP yang membahas sejumlah poin penting dan evaluasi kinerja Diknas Provinsi Sulut tersebut, digelar di ruang rapat komisi IV dan dipimpin oleh Ketua Komisi IV, Vonny Paat.

“Rapat Dengar Pendapat dilakukan sebagai bentuk evaluasi terhadap kinerja Dinas Pendidikan. Tujuannya, agar dalam menghadapi pelaksanaan program tahun 2023 mendatang benar- benar menjadikan dunia pendidikan Sulut semakin hebat,” kata Paat saat membuka RDP.
Paat mengatakan maksud dan tujuan pelaksanaan RDP, yakni untuk membahas program-program kerja, seperti program kegiatan dinas tahun 2023 berupa belanja rutin pegawai juga Tenaga Harian Lepas (THL).

“Hari ini Komisi IV melakukan RDP bersama mitra kerja yaitu Dinas Pendidikan Provinsi Sulut, dengan pembahasan program-program kerja di tahun 2023. Antara lain, program kegiatan dinas, berupa belanja rutin pegawai serta THL, berbagai bentuk bantuan fisik di sekolah-sekolah yang setiap tahun dianggarkan dan ini sangat penting dan terus dilakukan demi kemajuan pendidikan,” sambungnya.
Alokasi anggaran yang akan direalisaaikan pada program Diknas Provinsi Sulut, adalah Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2022 sebesar Rp202 Miliar. Namun untuk tahun 2023 menurun menjadi sebesar Rp156 Miliar atau berkurang sebesar Rp46 Miliar.

“Mengingat pentingnya proses pendidikan agar dapat ditargetkan sesuai standar mutu yang diharapkan, kami akan berupaya paling tidak bisa ditetapkan sesuai dengan anggaran tahun 2022,” ujar Paat.
Wakil Ketua Komisi IV Priskilla Cindy Wurangian menyentil soal bantuan studi sesuai dengan peruntukan. ”Diharapkan bantuan pendidikan dapat disalurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan karena itu memang dibutuhkan agar lebih tepat,” tegas Wurangian.

Turut hadir dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi IV DPRD Sulut bersama Kepala Dinas Pendidikan Grace Punuh, Anggota DPRD Sulut Jhon Panambunan, Yuzra Alhabsy, Syenny Kalangi, Agustin Kambey dan Novita Rewah.(Advertorial DPRD Provinsi Sulut)













