Tondano, Sulutreview.com – Bupati Minahasa, Dr. Ir. Royke Octavian Roring, M.Si (ROR) bersama Dr. (HC) Robby Dondokambey, S.Si, MM (RD) mengikuti ibadah syukur empat tahun kepemimpinan di GMIM Sentrum Tondano, Minggu (25/9/2022).
Ibadah syukur empat tahun kepemimpinan ROR-RD sebagai bupati dan wakil bupati Minahasa periode 2018- 2023 ini, bertepatan dengan pengucapan syukur serentak di Sulawesi Utara (Sulut) yang juga dirayakan masyarakat Minahasa.

Ibadah syukur tersebut dipimpin Ketua Sinode GMIM Pdt. Hein Arina yang dihadiri Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, SE didampingi Ketua TP PKK Provinsi Sulut, Ir. Rita Tamuntuan, Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa, Dra. Fenny Ch. Roring Lumanauw, SIP, bersama Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Martina Dondokambey – Lengkong. SE, bersama Keluarga Roring Lumanauw, dan Keluarga Dondokambey Lengkong.
Pada kesempatan itu, Gubernur Olly menyampaikan selamat atas empat tahun kepemimpinan Bupati Roring dan Wakil Bupati Dondokambey pada periode 2018 – 2023.

Olly juga, menyampaikan selamat berpengucapan syukur bagi masyarakat Minahasa khususnya dan masyarakat Sulut pada Umumnya.
”Selamat atas empat tahun kepemimpinan bupati dan wakil bupati Minahasa, juga selamat berpengucapan syukur bagi masyarakat Minahasa Khususnya dan Masyarakat Sulawesi Utara pada umumnya. Semoga Provinsi Sulawesi Utara semakin hebat dan akan selalu diberkati Tuhan,” ucap Gubernur Olly.

Dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, sebut Olly, terutama sebagai umat yang percaya kepada Tuhan Yesus, kiranya selalu mensyukuri apa yang Tuhan berikan. “Kita harus mensyukuri apa yang kita dapatkan, agar supaya kita tetap hidup di dalam berkatNya,” ujarnya.
Diketahui, secara serentak di tujuh Wilayah kerja Minahasa, pada hari yang sama sedang merayakan syukur bersama. Hal itu dilakukan agar supaya tidak lepas dari adat Minahasa.

Lebih jauh, gubernur juga mengajak seluruh yang hadir untuk mengucapkan syukur.
“Kita semua harus selalu bersyukur atas penyertaan Tuhan. Atas berkatNya dan kebaikanNya. Sebagaimana firman Tuhan, bahwa air yang mengalir dari bukit Hermon ke Galilea dan selanjutnya ke laut mati.
Kenapa, disebut laut mati, karena airnya tidak mengalir kemana-mana. Demikian juga dengan kita, jika berkat itu tidak mengalir ke bawah, akan menjadi penyakit. Banyaklah bersyukur, karena itu sangat perlu bagi kita semua sebagai umat Kristiani,” ungkap Olly.

Gubernur juga menyebut tentang program Pemprov Sulut yaitu “Mari jo Ba Kobong”, mengingat 90% tanah Minahasa adalah hutan dan pekerjaan adalah petani. Dari sektor pertanian ini menyumbang 23% pertumbuhan ekonomi di Sulut.
“Saya selalu bilang mari jo ba kobong. Karena ini berkat bagi kita di tanah Minahasa yang subur. Dan tugas pemerintah membuka sarana prasarana infrastruktur buat daerah-daerah pertanian agar supaya masyarakat lebih gampang ke kobong,” jelasnya.

Dalam kesempatan Gubernur mengucapkan terima kasih atas peran serta masyarakat dan tokoh-tokoh masyarakat FKUB yang sudah bersama-sama dengan pemerintah dalam rangka menjalankan tugas tanggung jawab di tengah-tengah pandemi Covid-19 yang dihadapi, serta atas suasana kondusif dan harmonis yang tercipta di Sulut.
“Saya sangat berterima kasih karena pada suasana ini, kita mendengar lagu torang samua basudara hidup rukun dan damai. Pak Imam hadir bersama-sama dengan kita. Itu tanda bahwa kita hidup rukun dan damai di Sulut,” ujarnya.
“Makanya saya dan pak Wakil Gubernur menjadi gampang melakukan sosialisasi untuk berinvestasi di Sulut karena mereka tahu di Sulut daerah damai, aman dan tentram,” imbuhnya.
Dia juga menyampaikan bahwa hal itu, menjadi salah satu penunjang perekonomian di Sulut tetap baik. Bahkan ditargetkan akan tetap naik sampai 6,5%, yang artinya ekonomi bertumbuh, lapangan pekerjaan bertambah jadi pengangguran berkurang.
“Inilah yang harus kita topang bersama-sama di saat ulang tahun genap ke-58 tahun Pemerintah Provinsi semua akan mendapatkan hal-hal yang lebih baik ke depan,” tandasnya.

Pada momentum sukacita, Bupati ROR mengungkapkan raya syukur kepada Tuhan yang telah menyertai perjalanan pemerintahan.
“Terima kasih kepada Tuhan yang telah menyertai perjalanan pemerintahan selama empat tahun ini. Banyak hal yang telah Tuhan kerjakan atas Kabupaten Minahasa. Bahkan selama dua tahun terakhir kita semua dapat melewati badai pandemi. Kini saatnya kita bangkit bersama untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang semakin baik dan rakyatnya sejahtera,” tandasnya.
Turut hadir dalam ibadah tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Frits R. Muntu S.Sos, Forkopimda Minahasa, FKUB Minahasa, Jajaran Pemkab Minahasa serta Jemaat GMIM Sentrum Tondano.(Advertorial Kominfo Minahasa)













