Arahan Penting Maurits Mantiri kepada jajaran Camat Soal Aplikasi Si Tuna Super

Bitung, Sulutreview.com– Ikan Tuna ternyata tidak hanya berfungsi untuk di makan saja. Akan tetapi di Kota Bitung nama Tuna telah dijadikan nama Aplikasi dengan nama Si Tuna Super yang diorbitkan oleh pihak Kantor Imigrasi kelas II TPI Bitung, terkait penggunaan aplikasi tersebut.

Hal ini terungkap pada kegiatan di Aula Dr S.H Sarundajang yang dihadiri langsung Wali Kota Ir Maurits Mantiri MM dan pihak Imigrasi yaitu Plt Kemenkumham Sulut Jhony Simamora, kepala devisi imigrasi kemenkumham Sulut Yunita Sitorus bersama jajaran, Kepala Kantor imigrasi kelas II Bitung Paulus Kiscahyono serta jajarannya.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota dan pihak Imigrasi resmi melakukan penandatanganan nota kesepakatan dengan kantor imigrasi kelas II TPI Bitung, terkait penggunaan aplikasi ‘Si Tuna Super’

Maurits menyampaikan bahwa aplikasi ‘Si Tuna Super’ merupakan suatu terobosan atau inovasi pelayanan kantor imigrasi kelas II TPI Bitung yang dapat membantu mewujudkan Kota Bitung menjadi kota digital.

“Aplikasi tersebut bertujuan untuk melakukan pendataan kepada warga asing yang tidak memiliki dokumen. Hal ini juga memberikan pemerintah daerah kemudahan untuk mengurus warga asing tanpa dokumen,” ujar Mantiri.

Menyikapi hal tersebut, ada penyampaian penting Wali Kota kepada jajaran Camat di Kota Bitung. Apa itu?

Ternyata pada kegiatan tersebut, Wali Kota Bitung menghimbau para camat untuk berkosultasi dengan pihak imigrasi cara penggunaan aplikasi tersebut agar penggunaannya sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

Asisten 1 Julius Ondang M.SI Kepala Bagian Kerjasama Rio Karamoy, Kepala Bagian Hukum Budi Kristiarso, kepala Bagian Pemerintah Stela Mangkey, para Camat, serta para Staf Khusus.(zet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.