Manado, Sulutreview.com – Percepatan Transformasi Digital menjadi target program yang siap disasar Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut).
Terobosan Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven OE Kandouw (OD-SK) diharapkan turut didukung penuh oleh pemerintahan kabupaten/kota.
Untuk mencapai target tersebut, Dinas Komunikasi, Informatika Persandian dan Statistik Daerah Provinsi Sulut melakukan sosialisasi. Sebab suksesnya pembangunan transformasi digitalisasi harus disinergikan.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika Persandian dan Statistik Daerah Provinsi Sulut, Evans Steven Liow, S.Sos MM mengatakan agar Kominfo kabupaten/kota sepakat untuk mewujudkan transformasi digital pembangunan informasi pemerintahan, pedesaan dan perkotaan.
“Program ini harus dilaksanakan dengan bersinergi agar layanan pemerintah provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan terintegrasi,” kata Liow di hadapan kepala Diskominfo kabupaten/kota saat menggelar pertemuan di ruang Command Center Kantor Gubernur, Selasa (11/01/2022).
Liow mengatakan pada pekan nanti, program pembangunan digitalisasi informasi pemerintahan akan dimulai dari desa di Kabupaten Minahasa Utara.
“Dalam waktu dekat akan diresmikan pembangunan digitalisasi informasi pedesaan di Minahasa, tepatnya di Kecamatan Tombariri,” ujarnya.
“Tombariri Timur jadi lokus pembangunan transformasi digitalisasi informasi pedesaan. Selanjutnya, Kota Manado dijadikan lokus transformasi digitalisasi informasi perkotaan. Bahkan di Manado sudah ada beberapa kelurahan yang disiapkan,” ungkap Liow.
Untuk transformasi digitalisasi pembangunan informasi pedesaan akan dibangun usaha internet yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
“Dananya bersumber dari dana desa yang dikelola BUMDes. Dengan demikian ada manfaat ekonominya,” tukasnya.
Pada kepemimpinan Olly Dondokambey-Steven Kandouw (OD-SK), tambah Liow terus mendorong agar kabupaten/kota memanfaatkan momen dan peluang sinergitas pembangunan digitalisasi informasi. Tujuannya untuk kesejahteraan rakyat dan kemajuan daerah di bidang digitalisasi informasi.
“Hanya dengan digitalisasi, Sulut akan bersaing ke depan. Persaingan saat ini dan ke depan, tidak lain adalah persaingan digitalisasi. Itulah pesan pak Gubernur Olly dan pak Wagub Steven Kandouw,” tandasnya.
Ia beralasan, beragam inovasi digitalisasi harus dimiliki agar supaya tahu desa dan daerah mana yang masih tertinggal atau mempunyai potensi untuk digarap dan dibangun.
“Selain menyasar Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (OD-SK), ada lompatan baru pada upaya pemberdayaan masyarakat melalui bidang pembangunan digitalisasi informasi pemerintahan, pedesaan dan perkotaan untuk satu data dan bisa diakses untuk pembangunan daerah,” tandasnya.(eda)













