Tomohon, Sulutreview.com – Walikota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk, S.H. dan Ketua TP-PKK Kota Tomohon drg. Jeand’arc Senduk-Karundeng mengikuti ibadah Tahun Baru 1 Januari 2022 di Jemaat GMIM Kakaskasen Pniel, Sabtu (01/01/22).
Saat membacakan sambutan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE, menyampaikan atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan atas nama Pemerintah Kota Tomohon Walikota Caroll Senduk, SH Keluarga Senduk-Karundeng, Wakil Walikota Wenny Lumentut, SE Keluarga Lumentut-Sangi mengucapkan selamat Tahun Baru 2022.
Sementara itu, Wakil Walikota Tomohon Wenny Lumentut, SE bersama Istri Eleonora Lumentut-Sangi dan anak-anak mengikuti Misa Tahun Baru sekaligus Misa Hari Raya Santa Perawan Maria Bunda Allah di Gereja Katolik Bunda Hati Kudus Yesus Woloan, di mana Perayaan Ekaristi dipimpin Pastor Yoseph Weliken, MSC.
Wakil Walikota, melalui sambutan gubernur
mengharapkan agar aktivitas kehidupan setiap jemaat dan masyarakat akan semakin pulih di Tahun 2022.
“Kiranya kita dapat melakukan tindakan- tindakan yang lebih baik lagi dalam kehidupan bermasyarakat, dan juga bagi pembangunan daerah,” ujarnya.
Meskipun masih diselimuti pandemi COVID-19, namun banyak capaian, progres pembangunan, dan prestasi yang diraih bersama sepanjang tahun 2021. Antara lain perekonomian daerah yang tetap bertumbuh.
“Setelah tahun 2020 mengalami kontraksi, pada tahun 2021 pertumbuhan ekonomi Sulut semakin membaik, di mana secara kumulatif pada Triwulan 3 tahun 2021 mencapai 4,45%. NTP (Nilai Tukar Petani) dan NTUP (Nilai Tukar Usaha Pertanian) Sulawesi Utara di tahun 2021 rata-rata mengalami peningkatan, dimana pada bulan November NTP mencapai 110,80 sementara NTUP 110,55,” urainya.

Wakil Walikota Wenny Lumentut saat mengikuti misa
Pada tahun 2021 Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, jelasnya, mampu meningkatkan dan menjaga Harga Komoditas Cengkih pada angka Rp.125.000,- per kg (untuk Cengkih), dan Rp.14.000,- per kg (untuk Kopra).
“Kita semua, segenap komponen pembangunan di daerah ini, juga tetap konsisten melakukan ekspor komoditi unggulan, diantaranya pada Agustus 2021, Sulawesi Utara melepas ekspor dengan enam komoditi, senilai 63 Miliar Rupiah dari Pelabuhan Bitung,” ujarnya.
Di sisi lain, pencapaian yang kita raih di tahun 2021, yakni opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Di mana dengan raihan itu, membuat Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berhasil mendapatkan WTP tujuh kali berturut-turut, sebagai bukti bukti komitmen Pemerintah di daerah yang senantiasa mengutamakan transparansi dalam pengelolaan keuangan.
Di samping itu, Sulut meraih predikat kedua dalam upaya pencegahan korupsi di Indonesia, yakni pencapaian Monitoring Control for Prevention (MCP) atau pemantauan kontrol untuk pencegahan. Tidak sampai di situ, progres pembangunan dan kemajuan daerah juga berhasil kita tunjukkan di tahun 2021, yang ditandai dengan diresmikannya RSUD Provinsi, Rumah Sakit Khusus Mata, dan RSJ Prof. Dr. V. L. Ratumbuysang; diresmikannya SMA Negeri 1 Guru Lombok di Minut; dan pengerjaan tuntas dan beroperasinya Jalan Tol Manado-Bitung 100%.
Di tahun 2021, kegiatan-kegiatan dalam hal pengendalian dan percepatan penanggulangan pandemi COVID-19 juga secara konsisten kita lakukan.
Hingga kita, berhasil menekan laju transmisi corona, meski Bandara Sam Ratulangi dipercayakan sebagai salah satu dari dua Bandara yang menjadi pintu masuk Penerbangan Luar Negeri ke Indonesia.
Karna upaya bersama, kerja bersama dan saling dukung di tahun 2021, angka kasus aktif menurun jauh, angka kesembuhan meningkat. Vaksinasi pun dapat kita kebut dan berhasil mencapai target.
“Lewat momentum pergantian tahun ini, saya sampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh Masyarakat Sulawesi Utara atas dukungan, kontribusi dan karya nyata yang diberikan, dan mendukung upaya, program, kegiatan hingga kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara,” tandasnya.
Menjadi harapan, momentum ini dapat dimaknai sebagai momentum refleksi iman untuk menjalani kehidupan kita kedepan, di tahun penuh harapan, di tahun 2022.
Menjadi harapan pula, seluruh masyarakat Sulawesi Utara akan tetap memiliki komitmen yang sama, mendukung penuh upaya Pemerintah dalam pengendalian dan percepatan penanganan pendemi COVID-19, dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, serta mendukung vaksinasi.
“Lebih dari itu, mari kita tetap junjung tinggi persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat, dan tetap saling mengingatkan, berada dalam kesadaran bahwa Torang Samua Ciptaan Tuhan, yang harus saling mengasihi. Mari kita jaga kebersamaan kita, dalam melanjutkan langkah kita untuk mempercepat pemulihan ekonomi daerah melalui reformasi sosial, ketahanan pangan dan pembangunan infrastruktur, sebagaimana arah pembangunan kita di tahun 2022, untuk bersama-sama mewujudkan Sulawesi Utara yang lebih maju dan sejahtera,” jelasnya.
Sambutan Gubernur dalam rangka Tahun Baru ini juga dibacakan oleh 44 Lurah di setiap gereja yang ada di Kelurahan se-Kota Tomohon.(srv)













