Angkasa Pura I Kampanye Keamanan Penerbangan

Kampanye Budaya Keamanan Penerbangan Tahun 2021 di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Kamis(1/7/2021).
IMG-20210818-WA0009

Manado, Sulutreview.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Kantor Otoritas Bandara Wilayah VIII menggelar kegiatan Kampanye Budaya Keamanan Penerbangan Tahun 2021 di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Kamis(1/7/2021).

Kegiatan tersebut merupakan wujud sinergitas antara regulator dan operator kebandarudaraan, sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap budaya keamanan penerbangan.

Bacaan Lainnya

Kampanye keamanan penerbangan, yang terus dibudayakan itu, diselenggarakan guna meningkatkan kesadaran untuk membudayakan keamanan penerbangan. Dengan demikiam akan memunculkan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jasa transportasi udara. baik di bandara maupun pada saat penerbangan.

“Kami mendukung penuh kegiatan kampanye seperti ini. Karena budaya keamanan penerbangan perlu dipahami semua pihak, sehingga kita bisa tanggap dan segera melaporkan hal-hal yang berpotensi mengakibatkan ancaman pada keamanan penerbangan,” ungkap General Manager Bandara Sam Ratulangi Manado, Minggus ET Gandeguai.

Minggus berharap bahwa Program Kampanye Keamanan Penerbangan atau yang pada tahun 2021 dinamakan Year of Security Culture (YoSC) ini dapat terus dapat terus berlanjut agar kesadaran akan budaya keamanan penerbangan dapat terus tumbuh pada seluruh pihak yang terlibat dalam bisnis penerbangan maupun pada pengguna jasa itu sendiri.

Adapun bentuk kegiatan kampanye budaya melalui interkasi dan sosialisasi dari Kantor Otoritas Bandara Wilayah VIII kepada petugas operasional dan pengguna jasa di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado dengan menyebarkan informasi atau pesan-pesan mengenai Budaya Keamanan Penerbangan.

Pada kegiatan tersebut juga dibagikan bingkisan yang berisi masker, handsanitizer, leaflet informasi terkait keamanan penerbangan, gelang dan stiker YoSC.

“Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong semua pihak yang terlibat yang dalam industri penerbangan dan tentunya masyarakat untuk lebih memahami dan peka terhadap hal-hal terkait keamanan penerbangan seperti pentingnya mengetahui apa yang bisa dilakukan, apa yang bisa dibawa di pesawat,” ujar Edison Saragih, Kepala Otoritas Bandara Wilayah VIII.(srv)

banner 300x250