Cottage dan Pengalaman Turis Diving Disampaikan Walikota Maurits di Kemenparekraf RI

IMG-20210818-WA0009

Walikota Maurits Mantiri saat memaparkan destinasi pariwisata Bitung

Jakarta, Sulutreview.com- Menyusul wilayah Likupang Minahasa Utara (Minut) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), telah dinobatkan oleh Presiden RI Joko Widodo sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata superprioritas.

Bacaan Lainnya

Membuat Pemerintah Kota Bitung, juga dipersiapkan untuk menjadi penyangga KEK Pariwisata di Likupang, dalam rangka menunjang program pengembangan Pariwisata tersebut.

Hal ini pun, langsung diseriusi oleh Pemerintah Kota Bitung, untuk memaparkan akan potensi tentang destinasi yang ada, dengan melakukan kunjungan langsung di Kantor Kementrian Pariwisata Ekonomi Kreatif (Kemenpar) RI di Jakarta pada Jumat (23/04/2021).

Terpantau wartawan, saat Walikota Bitung tiba di Gedung Kemenparkraf RI tepatnya di gedung Direktorat pengembangan destinasi regional 2 lantai IV, sekira pukul 11:00 WITA, didampingi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) I.G.N Ruddy Theno ST MT didampingi Kepala Bagian (Kabag) Akuntansi Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPKAD) Ricky Layata SE, Kabag Kerjasama Rio Karamoy SSTP dan Sekretaris Bappeda Nicky Kondo SSTP MS.i

Awalnya belum terlihat Kadis Pariwisata di Gedung Direktorat Pengembangan Destinasi tersebut. Namun sekira 5 menit, barulah Kadis Pariwisata Ir Pingkan Kapoh MS.i datang memohon maaf, karena miss komunikasi lokasi tempat Gedung Kementrian Sapta Pesona namun ternyata di Gedung Destinasi sehingga dirinya terlambat datang.

Sekira 5 menit lamanya Pak Walikota menunggu karena antri menyusul ada dari Kabupaten di Nusa Tenggara Timur (NTT), langsung membuat Bapak Agus Suprihastono selaku Koordinator Area 3 (Sulawesi) langsung menyambut Walikota dan beberapa tim untuk masuk dalam ruang rapat.

Saat didalam rapat, Pihak Kementrian Pariwisata mempersilahkan Pemkot Bitung melalui Kepala Dinas Pariwisata, untuk memaparkan potensi destinasi Pariwsata yang ada di Kota Bitung.

Sekira hampir 5 menit usai Kadis Pariwisata menjelaskan langsung pihak Kemenparkraf melalui Agus Suprihastono menyampaikan beberapa hal dimana menurut dia dalam pengembangan destinasi.

“Kita harus memberdayakan daya jual, dimana contohnya resort harus benar-benar memberikan rasa aman kepada turis, serta membuat kalangan turis asing dan lokal merasa nyaman sesuai dengan marketing yang kita jalankan. Sebab jangan sampai promosinya sangat bagus namun kenyataan tidak demikian,” katanya.

Lebih jauh, Agus mengatakan. Bahwa dalam pengembangan iven pariwisata atau pengembangan destinasi daya jual, harus benar-benar kita lakukan untuk informasi bisa disampaikan kepada seluruh kalangan dan diketahui masyarakat.

“Harus diingat, kalau kita menjual potensi Pariwisata berskala Nasional tentu fasilitasnya juga harus Nasional. Namun jika kita ingin mengangkat destinasi pariwisata secara international, tentu fasilitynya harus International. Misalnya toiletnya harus standard International,” tandasnya.

Mendengar akan penyampaian Agus Suprihastono, Walikota Ir Maurits Mantiri langsung angkat bicara. Menurut dia, bahwa kita harus fokus apa yang menjadi tujuan, jangan terlalu banyak Kegiatan sebab di Indonesia ini ada sekira 400 Kabupaten Kota kalau semua disentuh tentu tidak akan fokus.

“Kita beruntung di Sulut telah ditetapkan KEK Pariwisata. Tentu sentralisasinya dulu di Likupang. Sebab jika itu berhasil pasti di sekitarnya seperti Bitung akan maju dan berkembang sektor Pariwisatanya,” tandasnya.

Selain itu, potensi akan pariwisata di Bitung ada gunung dan dibawahnya laut yang masih dibilang perawan.

“Untuk Bitung ada 26 Cottage dan sejumlah spot diving yang menarik. Terlebih ada seorang turis asing seorang pediving profesional, pernah mengatakan bahwa dirinya datang ke Bitung sudah 12 kali dan dirinya mrnghabiskan waktunya hanya untuk menyelam karena uniknya keindahan bawah laut di Bitung,” ujarnya.

Selain itu, apa yang disampaikan Bapak Suprihastono, kata Walikota tentu merupakan stratagi, “promosi dan juga pengembangan destinasi Pariwisata, sangat baik dan merupakan masukan dan bahan evakuasi pihak Pemkot Bitung kedepan,” pungkasnya.(zet)

banner 300x250