Kadis Pendidikan Julius Ondang MS.i
Bitung, Sulutreview.com– Dinas Pendidikan Kota Bitung, akhirnya mengambil langkah serius, untuk menertibkan akan dugaan masih adanya sekolah yang melakukan aktivitas belajar dan mengajar di dalam sekolah di masa Pandemi Covid-19 sat ini.
Melalui Kepala Dinas Pendidikan Drs Julius Markus Ondang SP.d MS.i dengan tegas, dirinya menyampaikan bahwa saat ini, pihaknya sudah mengeluarkan surat teguran yang ditujukan, kepada Sekolah Dasar (SD) Generasi Bintang, untuk tidak diperkenankan lagi melakukan aktivitas belajar mengajar lagi.
Ondang menambahkan bahwa hal ini sangat penting untuk ditempuh. Mengingat sekolah lainya di Kota Bitung ini, tidak ada lagi melakukan aktivitas belajar mengajar didalam sekolah, melainkan melakukannya diluar sekolah yaitu Via Daring, Luring dan Guling (Guru Keliling) dengan membentuk TKB (Tempat Kelompok Belajar) di wilayah rumah siswa yang berdekatan.
“Ya kami sudah membuat surat teguran, kepada SD Generasi Bintang agar tidak ada alasan lagi melakukan aktivitas belajar mengajar. Hal ini dilakukan menyusul, adanya informasi bahwa sekolah di SD Generasi Bintang ini diduga telah melakukan aktivitas belajar mengajar didalam sekolah,” tandasnya kepada wartawan Selasa (23/02/2021).
Apalagi menurut Ondang, melalui salah satu pimpinannya di SD Generasi Bintang mengatakan. Sudah menyampaikan bahwa pihaknya hanya melakukan seminggu 3 kali itupun per kelompok. Itu dilakukan mengingat para siswa telah membayar uang sekolah mereka.
“Akan tetapi namanya didalam sekolah hal tersebut tidak diperkenankan,” tegas Ondang.
Sementara itu, Ketua Yayasan Sekolah Generasi Bintang Kota Bitung, Bapak Devi Barakati saat dikonfirmasi wartawan membenarkan bahwa pihak Dinas Pendidikan Kota Bitung telah mengeluarkan surat teguran ke sekolahnya.
“Iya tadi pagi kami sudah menerima surat teguran dari Dinas Pendidikan. Dan pada saat diterima surat tersebut kami langsung memberhentikan proses belajar mengajar disekolah kami (SD Generasi Bintang) ini,” katanya.
Devi mengatakan, bahwa tentu dengan adanya surat teguran dari Dinas Pendidikan ini, “kami pihak yayasan akan menghargai dan menghormatinya,” ujarnya.
Seperti diketahui pada pemberitaan sebelumnya pihak SD Generasi Bintang saat dikonfirmasi melalui salah satu perwakilanya. Membenarkan, bahwa pihak Tim Pengawas Dinas Pendidikan telah datang ke sekolah mereka, untuk memberikan berupa himbauan.
“Memang kami disini meskipun didalam area sekolah namun siswa dibatasi. Apalagi ruangan didalam sekolah kami karena masih dalam proses rehab, masih dalam suasana terbuka. Dan setiap siswa yang datang, wajib mengikuti Protokol Kesehatan yaitu memakai masker, cuci tangan pakai hand sanitizer dan selalu menjaga jarak,” kata salah satu wanita di SD Generasi Bintang yang enggan namanya dipublish.
Selain itu juga, pembelajaran Luring dan Daring tetap kami lakukan. “Ya memang untuk saat ini, kami akan melakukan pembelajaran disini, satu minggu hanya 3 kali saja. Itupun tidak semua hadir melainkan dibatasi perkelompok. Apalagi dalam setiap rencana program kami sudah kami rapatkan dengan Orangtua siswa dan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan lewat pengawas,” ujar seorang Wanita di SD Generasi Bintang.
Kendati demikian, hal tersebut tidak dihiraukan Kadis Pendidikan, Julius Ondang karena sekolah lainya diseluruh Kota Bitung, saat ini sudah tidak ada lagi, aktivitas belajar mengajar didalam sekolah, melainkan hanya diluar sekolah saja.(zet)













