Masuk Gedung Cengkih DPRD Sulut, Wajib Bawa Surat Rapid Antigen

0
35
Gedung DPRD Provinsi Sulut

Manado, Sulutreview. com – Setiap pengunjung, Aparatur Sipil Negara (ASN), Tenaga Harian Lepas (THL) dan para insan pers yang akan masuk ke dalam Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), harus menunjukkan Surat Rapid Antigen.

Pemberlakuan ini dimulai Rabu (13/1/2021), guna memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Sekretariat DPRD Provinsi Sulut mengadakan pemeriksaan Rapid Test secara gratis bagi siapa saja yang akan masuk ke dalam gedung Cengkih DPRD Provinsi Sulut.

Sekretaris DPRD Sulut Glady Kawatu, SH kepada sejumlah media saat diwawancarai Selasa (12/01/21) di kantor DPRD Sulut.

”Yang pertama, ini merupakan kebijakan dari Bapak Gubernur yang sudah kita ketahui bersama ada larangan untuk pejabat dan ASN untuk ke luar daerah dan dalam daerah sementara waktu. Mengingat tingginya tambahan khasus virus corona,” ujarnya.

Sekretaris DPRD Sulut Glady Kawatu, SH

“Kemudian petunjuk Pak Ketua DPRD yang searah dengan Pak Gubernur, dalam rangka memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 maka di kantor DPRD ini, kita akan berlakukan penerimaan tamu dari pimpinan dan anggota dewan serta sekretariat dewan, harus menunjukkan hasil rapid antigen,” kata Kawatu.

Lebih lanjut, Kawatu mengatakan, bilamana pengunjung tidak dapat memperlihatkan surat Rapid Antigen maka tidak akan dilayani untuk menemui pimpinan maupun anggota DPRD Sulut.

“Kalau ada rapid antigen negatif maka akan dipersilahkan masuk ke kantor. Kalau tidak menunjukan surat rapid antigen, maka tidak dilayani di kantor ini untuk bertemu dengan pimpinan dan anggota dewan,” jelas Kawatu.

Kawatu juga lebih lanjut menjelaskan bahwa hal ini juga berlaku juga untuk jajaran pers yang akan bertemu dengan anggota dewan dimana harus menunjukkan surat rapid antigen. “Ini termasuk juga jajaran pers yang akan bertemu dengan anggota dewan di ruangnya atau di dalam kantor harus mengikuti mekanisme rapid antigen,” tukasnya.

“Hari ini juga Dinkes melatih tenaga medis yang ada di sekretariat dewan, baik perawat dan dokter, sehingga mulai besok kita akan berlakukan penerimaan tamu dengan menunjukkan surat rapid antigen. Kalau tidak, tidak akan dilayani di sini untuk bertemu dengan anggota DPRD. Di luar kantor silakan, termasuk pers. Tapi kalau masuk ke dalam, kalau bertemu dengan pimpinan harus menunjukkan surat rapid antigen,” tegasnya.

Ditambahkannya, Gubernur memberlakukan pembatasan semua kegiatan termasuk pembatasan orang. “Demikian juga pada pelaksanaan paripurna, semua tamu yang mengikuti paripurna akan kita test rapid antigen. Kemudian bagi jajaran pers, perwakilan 10 orang yang masuk di dalam ruangan juga mengikuti rapid tes antigen. Itu juga yang nantinya akan dipergunakan untuk melakukan press konfres dengan Bapak Gubernur,” tutup Glady.(Lina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here