Pjs Bupati Minut Serahkan Hadiah Lomba Anak Bercerita KLH-UNDP

0
57
Pjs. Bupati serahkan hadiah kepada pemenang pertama didampingi ketua TP-PKK Minut.

Airmadidi, Sulutreview.com – Pejabat sementara (Pjs) Bupati Minahasa Utara Clay Dondokambey SSTP MAP, Jumat (15/10/2020), menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba anak bercerita tingkat SD/MI secara daring yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLH), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan United Nations Development Program (UNDP).

Penyerahan hadiah dilaksanakan di SDN Tatelu kepada tiga pemenang. Yakni pemenang pertama Tabita Makadada dari SD GMIM 59 Tatelu, pemenang kedua Emely Mamuaya dari SDN Wasian dan pemenang ketiga Fadhlan Rabani dari SDN Tatelu.

Penyerahan hadiah kepada pemenang kedua.

Kadis Pendidikan Minut Olfy Kalengkongan SPd MMPd menjelaskan lomba diadakan dalam rangka HUT ke-75 RI tersebut diikuti oleh enam kecamatan di Indonesia. “Dan kecamatan Tatelu menjadi salah satu kecamatan peserta. Yang diikuti 4 peserta dari SDN Tatelu, SDN Wasian dan SD GMIM Tatelu serta SD Inpres Klabat. Pemenang lomba akan menjadi duta lingkungan untuk menceritakan bahaya merkuri,” jelas Kalengkongan dalam laporannya.

Sementara pjs. bupati dalam sambutannya, menyambut baik omba bercerita anak bertema lingkungan hiduo tersebut. Karena mengajarkan tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup bagi kelangsungan generasi penerus. “Bumi beserta isinya bukan peninggalan nenek moyang kita. Tapi pinjaman dari anak cucu kita. Nantinya saat anak cucu kita dewasa nanti, mereka juga yang mewariskannya kepada anak cucu mereka,” kata Bupati sembari berharap lomba serupa dapat rutin dilaksanakan.

Penyerahan hadiah kepada walikelas pemenang ketiga.

Bupati juga meminta para pemangku kepentingan dapat terus mengajarkan anak-anak tentang norma dan tata krama di tengah perkembangan teknologi komunikasi yang pesat. “Saat ini anak-anak kita sudah biasa dengan gadget (gawai). Namun kita sebagai orangtua harus tetap mengajarkan norma dan tata krama. Mana yang boleh dan mana yang tak boleh saat mereka menggunakan gadget,” ujar Dondokambey.

Ia juga berharap para orangtua dan guru agar mempersiapkan mental anak-anak. Sehingga mereka mampu menghadapi tantangan dalam perubahan zaman yang berlangsung sangat cepat saat ini. “Dengan demikian, kita tak ragu dengan kemampuan mereka saat sudah dewasa. Sebab mereka benar-benar sudah disiapkan menghadapi tantangan sesuai zamannya,” tukas Dondokambey.

Para pemenang berfoto bersama bupati, walikelas, dan perwakilan UNDP.

Terpisah, Kadis Lingkungan Hidup Minut Dra Theodora Luntungan mengungkapkan UNDP telah beberapa tahun mendampingi dan membimbing penambang emas berskala kecil di wilayah Tatelu lewat dua koperasi setempat. “UNDP membantu lewat alat pengolah emas dan memberi pelatihan menghilangkan merkuri menjadi sianida,” jelasnya.

Hadir dalam acara tersebut Anggit Priadmodjo selaku UNDP field facilitator Minahasa Utara, ketua PKK Minut Ny. Sylvia Anita Dondokambey-Tambelu, Kadiskominfo Minut Theodore Lumingkewas MAP, Camat Dimembe Ansye Dengah S.Sos, hukum tua Desa Tatelu John Lausan, para kepala sekolah dan guru wali kelas siswa pemenang.(art)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here