Maurits dan Hengky Ziarah ke Makam Mantan Walikota Bitung

0
312

Maurits dan Hengky melakukan Ziarah ke makam mantan Walikota Bitung

Bitung, Sulutreview.com-Moment Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bitung ke-30. Pasangan calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota dari PDI Perjuangan Kota Bitung yaitu Ir Maurits Mantiri dan Hengky Honandar tidak melakukan agenda kampanyenya.

Akan tetapi moment HUT Kota Bitung yang jatuh pada tanggal 10 Oktober ini, dimaknai Paslon Maurits dan Hengky dengan melakukan agenda Ziarah ke sejumlah makam mantan Walikota dan Wakil Walikota Bitung sebagai bentuk memberikan penghormatan atas jasa-jasa yang telah diberikannya selama memimpin Kota Bitung sebelumnya.

Pada kunjungan Ziarah ini, Maurits dan Hengky, pertama mengunjungi makam mantan Walikota Bitung periode 1975-1979, Alm W. A. Worang di Kauditan Minahasa Utara disana Maurits dan Hengky disambut keluarga mantan Walikota W.A Worang dan memberikan penghormatan atas jasa-jasa Almarhum selama memimpin Bitung.

Kemudian Maurits dan Hengky serta rombongan, mengunjungi makam mantan Wali Kota Bitung periode 1979-1986, Alm Karel L Senduk di Tomohon serta ke Makam alm Milton Kansil disana Maurits dijamu salah satu Keluarga alm Milton Kansil dan langsung memberikan penghormatan dan menaburkan bunga dan kemudian berpindah ke makam Alm Hanny Sondakh yang disambut anak-anak Alm yaitu Moudy dan suaminya Ronald dan Claudya serta di Pekuburan Maumbi dan menaburkan bunga, serta memberikan penghormatan terakhir.

Usai mengunjungi 4 Makam mantan Walikota Bitung, kemudian Maurits dan Hengky dan rombongan melanjutkan untuk Ziarah ke Makam mantan Wakil Walikota Bitung Alm Robert Lahindo SH MS.i di pekuburan Winenet Bitung.

Usai Ziarah, Maurits yang didampingi Istri Rita Tangkudung ST menyampaikan bahwa Ziarah ini sangat penting untuk mengenang akan jasa-jasa para mantan-mantan Alm Walikota Bitung ini. “Sebab kita ketahui bersama mantan-mantan Walikota Bitung adalah pahlawan yang banyak berjasa akan kemajuan Kota Bitung. Untuk itu hal ini adalah bentuk penghormatan dan menghargai sebab jangan hanya saat masih hidup saja kita memberikan tanda penghormatan melainkan meski sudah meninggal wajib kitalah untuk datang serta untuk mengingat jasa-jasa Alm yang pernah menggoreskan prestasinya untuk Kota Bitung,” tandasnya.(zet)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here