Terungkap di ‘Ngopi’ Pilkada, Maurits Usulkan Kampanye Pilkada Dilakukan Secara Daring

0
461

suasana acara Ngopi Pilkada

Bitung, Sulutreview.com-Pelaksanaan Kampanye Pilkada di Kota Bitung saat ini, memang sudah memiliki aturan baru. Salah satunya adalah pelaksanaan Kampanye terbatas dan tatap muka minimal warga yang hadir hanya 50 orang saja, dalam rangka pencegahan Covid-19.

Akan tetapi, pada fakta di lapangan. dari 3 Pasangan Calon yang melakukan Kampanye di berbagai Kecamatan, pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) masih saja tiga Paslon diduga, melanggar akan Protap Covid-19, seperti sering didapati melebihi dari batas kehadiran warga maksimal, juga ada Lansia dan Ibu Hamil serta anak-anak yang sering hadir.

Hal ini terungkap, dalam kegiatan Ngopi Pilkada yang digagas pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bitung yang dilakanakan di River Side Restaurant di Kelurahan Manembo-nembo Rabu (07/10/2020) yang dihadiri PJS Walikota Bitung Drs Edison Humiang MS.i, Kapolres AKBP Winardi Prabowo SIK MS.i serta Dandim 1310 Bitung, Danyon Marinir serta Kepala Pengadilan dan Kepala Kejaksaan Negeri Bitung Frenkie Son SH MM MH dan pihak Bawaslu diwakili oleh Sammy Rumamby dan Kaban Kesbangpol Drs Oktofianus Tumundo serta Paslon nomor urut 3 Ir Maurits Mantiri MM dan Hengky Honandar SE dan Paslon nomor urut 2 yang diwakili Calon Wakil Walikota Gunawan Pontoh dan Karel Tumuju Sekretaris Partai Golkar Bitung.

Yang menarik, Ir Maurits Mantiri yang merupakan Calon Walikota dari PDI Perjuangan memberikan pertanyaan yang kontroversial namun bisa masuk akal.

Pasalnya, saat sesi tanya jawab, soal Protocol Covid-19 di Pilkada, Mantiri mengusulkan bahwa supaya meminimalisir akan adanya penyebaran Covid-19 di setiap kampanye. “Saya usul agar setiap Paslon kampanye via Daring (Dalam Jaringan) saja. akan tetapi hal tersebut bisa terlaksana jika disepakati oleh KPU dan Bawaslu serta seluruh Paslon. Intinya kami Paslon nomor 3 sangat siap jika kampanye saat ini via Daring saja,” ujarnya.

Apalagi menurut Mantiri saat ini, seluruh Paslon sudah melakukan kampanye terbatas hampir diseluruh Kecamatan di Bitung ini. “Sebab sampai saat ini, kami Paslon sangat dilematis jika kampanye ada anak-anak yang ingin mendekat ataupun warga Lansia kemudian kami harus menegur. Tentu yang akan disalahkan pasti Paslon,” ujar Mantiri.

Diketahui dalam Ngopi Pilkada ini dipimpin langsung oleh Ketua KPU Bitung Deslie Sumampouw SE yang bertujuan untuk menjalin kebersamaan dan sharing seputar Pilkada seperti kampanye untuk dapat dibicarakan di Ngopi Pilkada ini.(zet)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here