Ada 8 Orang Diperiksa Kejaksaan Bitung, Diduga Soal Anggaran di Dinas PMPTSP

0
282

Kejari Bitung saat memberikan keterangan Pers

Bitung, Sulutreview.com-Kepala Kejaksaan Negeri Bitung Frenkie Son SH MM MH, akhirnya angkat suara terkait pemeriksaan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bitung Ny Khouny Lomban Rawung (KLR) yang diperiksanya pada Senin (05/10/2020).

Kejari Frenkie Son SH MM MH membenarkan bahwa pihaknya telah memeriksa KLR. Kendati demikian, Frenkie belum mau membeberkan kasus apa sehingga KLR dipanggil untuk diperiksa.

“Saudara-saudara wartawan minta maaf saya belum bisa menjelaskan secara rinci akan kasus ini, sebab tahapanya masih dalam penyelidikan,” kata Frenkie Son saat diwawancarai sejumlah wartawan Biro Bitung.

Dicecar terkait masalah apa dan dinas apa yang terkait dalam masalah pemanggilan KLR? menurut Kejari hal itu belum bisa dijelaskan karena sekali lagi, hal ini masih penyelidikan.

Kendati begitu, Kejari Frenkie tak menampik bahwa ada 8 orang yang dipanggil untuk dimintai keterangan.

“Ya pada hari ini, ada 8 orang termasuk KLR serta ada juga beberapa Aparatur Sipil Negara (ASN) serta dari pihak swasta,” katanya.

Meski begitu, Frenkie Son berjanji kepada kalangan Pers, bahwa jika kasus ini, sudah dinaikan ke tingkat penyidikan pasti pihaknya akan terbuka kepada wartawan. “Sekali lagi kami minta maaf kata Frenkie Son kepada kalangan wartawan yang mewawancarainya. Namun kasus ini kami akan terus tindaklanjutinya,” pungkasnya.

Diketahui kabar keterkaitan dipanggilnya KLR, diduga kuat karena ada anggaran (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) yang dipakai diduga tidak sesuai peruntukan dan menyalahi aturan.

Apalagi pada penyampaian KLR, usai diperiksa Kejari, dirinya menyampaikan bahwa dirinya hanya ditanya satu pertanyaan yakni, apakah dirinya pernah menerima maklom jahit baju sebesar Rp 500 ribu di Dinas PMPTSP.

Dan KLR menjawab tidak pernah menerima. dirinya pun tidak tahu kenapa ada namanya.(zet)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here