Breaking News!! Ketua TP PKK Bitung Diperiksa Kejaksaan

0
1417

Ketua TP PKK Bitung saat diwawancarai wartawan di depan kantor Kejaksaan Bitung

Bitung, Sulutreview.com- Kejaksaan Negeri Bitung dibawah pimpinan Frenkie Son SH MM MH, terus menunjukan taringnya untuk memberantas segala persoalan Hukum yang masuk di instansinya di Kota Cakalang ini.

Buktinya, setelah melakukan penggeledahan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bitung terkait dugaan kasus Korupsi mega proyek pembangunan Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) dengan bandrol 6 miliar lebih.

Kali ini, instansi Kejaksaan Negeri Bitung saat ini dikabarkan sedang mengarahkan targetnya di kantor DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) atas dugaan korupsi.

Yang menarik, dugaan korupsi di DPMPTSP di Kejaksaan ini, terlihat Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bitung yaitu Khouny Lomban Rawung (KLR) MS,i ikut dipanggil oleh Kejaksaan Negeri Bitung pada Senin (05/10/2020).

Hal ini dibuktikan lewat pantauan sejumlah wartawan. Diketahui kedatangan RKL sekira pukul 14:00 WITA dan masuk di ruangan Kejari Bitung selama hampir 1 jam 30 menit dan dan langsung keluar dari ruangan untuk keluar.

Saat keluar, dengan memakai masker KLR yang berpakaian Putih Hitam sudah ditunggu oleh sejumlah wartawan.

Awalnya KLR, enggan diwawancara. Namun, setelah dicecar sejumlah pertanyaan Khouni akhirnya angkat bicara terkait kehadirannya itu.

“Saya dipanggil secara pribadi katanya ada masalah di Dinas PMPTSP. Saya ini tidak tahu. Seumur-umur baru ini dipanggil kejaksaan. Tapi sebagai warga negara yang baik musti datang,” ujar Khouni.

Menurur KLR, bahwa kedatangannya di kantor Kejaksaan untuk memenuhi panggilan untuk memberikan keterangan.

“Saya datang tepat pada Pukul 14.00 untuk memenuhi panggilan. Saya hanya ditanya satu pertanyaan yakni, apakah saya pernah menerima maklom jahit baju sebesar Rp 500 ribu di Dinas PMPTSP. Dan saya menjawab tidak pernah menerima. Saya pun tidak tahu kenapa ada nama saya,” jelasnya sambil menyapa satu persatu kalangan Pers dan pamit dengan menggunakan kendaraan Inova Hitam dengan no polisi DB 1528 FL dan berlalu.

Sampai berita ini diturunkan, sejumlah wartawan masih menunggu Kepala Kejaksaan Negeri Bitung Frenkie Son SH MH di halaman kantor Kejari untuk menanyakan secara jelas akan kasus dugaan korupsi di Dinas DPMPTSP.(zet)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here