Maurits dan Hengky mohon maaf
Bitung, Sulutreview.com
Pasangan Calon (Paslon) PDI Perjuangan Kota Bitung, Ir Maurits Mantiri dan Hengky Honandar menanggapi positif, atas teguran dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) kepada sejumlah kepala daerah yang juga petahana pada Pilkada 2020.
Hal ini dikarenakan banyaknya massa pendukung yang ikut datang mengantar calon kepala daerah petahana ke KPU, hingga terjadinya kerumunan. Dimana diantara nama petahana yang mendapat teguran Mendagri, yakni Wakil Wali Kota Bitung Maurits Mantiri MM.
Lantas, apa tanggapan Maurits Mantiri atas teguran Mendagri sesuai pemberitaan disalah satu media digital.
Menurut Mantiri, bahwa dirinya meminta maaf jika dirinya sudah salah karena pada pendaftaran banyak terlihat masa berkerumunan.
“Dari lubuk hati yang paling dalam saya Ir Maurits Mantiri dan pasangan saya Hengky Honandar serta pendukung saya memohon maaf karena telah melanggar protocol covid-19, karena kehadiran pendukung kami yang sudah tidak bisa dibendung lagi,” kata Mantiri kepada sejumlah wartawan Selasa (08/09/2020).
Saya juga meminta maaf kepada Bapak Mendagri Tito Karnavian. “Atas kedatangan massa pendukung saya yang telah menghantar saya dan Pak Hengky dengan jumlah sampai ribuan,” kata Maurits.
Sebelumnya memang, saat Konfrensi Pers di kantor KPU, Mantiri sudah memberikan permohonan maaf, kepada masyarakat atas kemacetan yang terjadi karena masa banteng yang datang berjubel menyemut di seputaran jalan Manembo-nembo saat menuju KPU Bitung.
Mantiri juga menjelaskan bahwa kedatangan masa yang sangat banyak ini tidak ada diarahkan ataupun diseting.
“Sebab dari awal saya sudah menyampaikan bahwa dalam agenda, pendaftaran ini tidak bisa membawa masa yang sangat banyak apalagi ada Live Streaming yang tim kami sudah lakukan agar supaya mempermudah masyarakat khususnya pendukung bisa menonton dari rumah,” jelas Maurits Mantiri.
Akan tetapi karena kecintaan pendukung saya yang sangat besar, sehingga massa sudah melebihi dari apa yang sudah diatur sebelumnya
Sementara itu pasca pernyataan Mendagri tersebut. Banyak ciutan warga dan tokoh-tokoh masyarakat di Bitung yang masih sangat optimis langkah MM-HH di Pilkada Bitung sudah tepat. Apalagi menurut mereka, kian adanya mendapat tekanan serta cobaan nama MM-HH kian lebih disebut-sebut oleh masyarakat yang membuat elektabilitas semakin jauh keatas.
sebagaimana dikatakan Michael Jacobus dalam akun media sosialnya mengatakan bahwa kelemahan terbesar banyak pemimpin adalah tidak mau ditegur (diingatkan) jika keliru, dan enggan memperbaiki kesalahan.
“Salut buat calon Walikota dan Wakil Walikota Bitung yg luar Biasa Ir. Maurits Mantiri dan Hengky Honandar, SE. Semua orang bisa salah, tapi hanya orang yg berjiwa besar yg mau mengakui kesalahan dan bersedia memperbaikinya,” kata Lawyer Kondang asal Sulut Michael Jacobus SH MH CLA.(zet)













