Olly Dondokambey saat memberikan sambutan dalam kunjunganya di Bitung untuk memberikan bantuan kepada PAC dan Ranting.
Bitung, Sulutreview.com
Ketua Partai PDI Perjuangan Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey SE nampaknya sangat serius memprioritaskan Kota Cakalang Bitung sebagai salah satu wilayah ‘kesayangannya’ untuk memenangkan Pilkada tahun 2020 saat ini.
Buktinya selang beberapa hari usai melakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) kepada pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Bitung yaitu Ir Maurits Mantiri dan Hengky Honandar (MM-HH) di kantor DPD PDI Perjuangan Sulut, secara (power full) Olly Dondokambey dan rombongan dengan mengunakan 2 kendaraan berlabel Banteng Moncong Putih dan OD-SK langsung tune up secara all out menuju ke Home Base Sari Cakalang yang merupakan kediaman mantan Walikota Bitung 2 Periode yaitu Alm Hanny Sondakh ini di Kelurahan Madidir Sabtu (20/06/2020).
Terpantau kedatangan rombongan Olly Dondokambey SE ini langsung disambut oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Bitung, Ir Maurits Mantiri MM dan Hengky Honandar SE dan seluruh pengurus DPC PDIP yaitu Sekretaris Aldo Rantungalo dan Ketua Fraksi PDIP Geraldi Mantiri, Bendahara Budi Madea plus anggota DPRD Provinsi Sulut Fabian Kaloh MS.i bersama Berty Kapojos dan langsung dijamu oleh keluarga Sondakh yaitu istri Hengky Honandar Ellen Sondakh dan Denny Sondakh.
Diketahui dalam kunjungan Olly ke Kota Cakalang ini ternyata dalam rangka bulan Bung Karno hari Gotong Royong lewat penyerahan bantuan dari anggota DPRD Provinsi Sulut, kepada Pengurus Anak Cabang (PAC) dan Ranting PDIP Bitung berupa sembako dan Alat Perlindungan Diri (APD) seperti masker.
Yang menarik namun menegangkan saat Olly Dondokambey menyampaikan sambutanya. Entah ada laporan atau memang sesuai survei di lapangan akan kinerja para anggota Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Kota Bitung. Membuat Olly langsung menyemprot atau menegur secara keras dan blak-blakan dan terbuka akan kinerja Fraksi PDIP Bitung yang dinilainya kurang berbicara entah itu disetiap agenda rapat di DPRD maupun melalui media dalam hal ini kepada kalangan wartawan terkait aspirasi-aspirasi masyarakat yang wajib diperjuangkan.
Saking kesalnya, Olly Dondokambey pun langsung menanyakan kepada Ketua DPC PDIP Bitung siapa Ketua Fraksinya.
“Saya mengingatkan kepada seluruh struktur partai di DPC dan di fraksi. Tugas anggota fraksi itu berbicara, dia dapat gaji tiap bulan untuk berbicara menyuarakan suara-suara rakyat. Mar kita dengar di Bitung nda pernah dapa dengar suara fraksi, PDIP,” semprot Olly.
Dirinya pun langsung menanyakan kepada Ketua DPC PDIP Bitung Ir Maurits Mantiri MM bahwa siapa Ketua fraksi PDIP Bitung, Mantiri langsung menjawab Geraldi Mantiri.
Mendengar jawaban Mantiri, Olly pun langsung mengatakan. “Geraldi, kalau nyanda bicara-bicara mengarahkan anggota Fraksi lainya dapa ganti ngana,” semprot Olly.
Geraldi pun mendengar teguran Olly langsung menyatakan siap-siap.
Olly menambahkan bahwa anggota DPRD dibayar rakyat cuma kerja bicara-bicara bukan bapacol. Anggota DPRD petugas apapun itu harus bicara. Bicara asal yang benar. bukan hoax.
Olly mencontohkan bahwa di Provinsi Sulut saja, “torang pe anggota Dewan ribut trus. Gubernur ada beking apa. Kan begitu. Dalam agenda hearing dipertanyakan samua anggaran covid Provinsi ada beking apa. Semua dapa hearing detail. Dan Kita bilang kita pe kepala Dinas Sosial harus jawab secara detail, harus jawab secara detail apa tu dapake, tugas DPRD harus begitu,” jelasnya.
Nah lanjut Olly, bahwa Fraksi pe tugas itu pengawasan. Supaya masyarakat tau apa tu pemerintah laksanakan.
“Jangan cuma babadiam, buat apa jadi anggota DPRD kalu cuma babadiam. Karna rakyat bayar for torang untuk bicara. Jadi Mulai besok kita mo dengar ini. Terkecuali kalu wartawan nimau tulis ltu ngoni ada bicara-bicara itu laeng depe urusan,” tegasnya dengan nada tinggi.
Menurutnya DPRD itu harus bicara apa yang rakyat sampaikan. Karna tugas-tugas tanggung jawab partai politik itu.
“Yaitu menyampaikan suara rakyat. Karna DPRD samua dipilih oleh rakyat. Jadi DPRD harus mewakili suara rakyat yang disampaikan,” kata OD dengan wajah serius.
Kegeraman Olly akan kinerja Fraksi PDIP Bitung ini yang diduga kurang maksimal, nampaknya sudah banyak didengarnya. Sehingga dirinya pada kedatangan ke Bitung untuk memberikan cambuk emas dalam memberikan pencerahan secara khusus kepada Fraksi DPRD khususnya PDIP agar melakukan perubahan kinerja sebagai wakil rakyat yang sesungguhnya.
“Namanya juga wakil rakyat. Kalu nyanda wakili rakyat nda usah orang pilih nda usah jadi wakil rakyat itu depe nama,” tegasnya.
Begitu juga eksekutif diharapkan dapat menjalankan amanat rakyat jangan cuma menjalakan amanat pribadi masing-masing.(zet)













