Marijo Ka Kobong, Bupati Ajak Masyarakat Minut Garap Lahan

0
145

Minut, SULUTREVIEW – Masa sulit akibat pandemi Covid-19 telah berpengaruh terhadap perekonomian warga di Kabupaten Minahasa Utara (Minut).

Untuk itu, Bupati Dr (HC) Vonnie Anneke Panambunan STh memotivasi warga agar tak larut dalam keadaan. Melainkan lebih bersemangat untuk menjalani aktivitas dengan berbagai hal yang bermanfaat.

Menurut Bupati VAP, Minut memiliki lahan pertanian yang luas dan produktif. Sangat disayangkan jika tidak produktif.

“Mari kita manfaatkan lahan kebun, tanamilah sehingga menghasilkan produk pertanian yang dapat meningkatkan perekonomian. Marijo Ka Kobong,” ungkap Bupati VAP Sabtu (30/06/2020).

Lanjut kata VAP, bercocok tanam, utamanya adalah tanaman pangan merupakan langkah yang tepat  dalammenghadapi wabah virus corona.

“Saat ini, sebagaimana anjuran pemerintah masih diminta untuk tetap tinggal di rumah saja. Tetapi khusus petani Bapak Presiden RI menganjurkan agar tetap menggarap lahan pertanian. Jadi tanamilah lahan dengan tanaman pangan, seperti padi, jagung, ubi, sayur atau tanaman lainnya,” kata VAP.

Lanjut kata Bupati VAP, melalui kesempatan bekerja dari rumah hendaknya dijadikan sebagai peluang untuk meningkatkan produktivitas ekonomi.

“Meski ada di tengah pandemi, jangan kita berada dalam ketakutan. Tetaplah beraktivitas dengan menjauhi keramaian dan kerumunan. Nah, solusinya adalah manfaatkan dan garaplah pekarangan yang ada. Karena selain menghasilkan manfaat imun tubuh kita juga sehat,” tukasnya.

“Jangan takut dengan kedaan saat ini, karena itu akan menurunkan imun. Tetaplah bersukacita dan jangan enggan untuk bercocok tanamlah. Penuhi kebutuhan pangan kita dengan berkebun. Marijo Ka Kobong,” tukasnya.

Selain itu, Bupati VAP juga mengimbau masyarakat Minut tetap menaati aturan pemerintah untuk tidak berada di keramaian.

“Tetapi jika terpaksa harus keluar rumah. Pakailah masker dan tetap jaga jarak atau physical distancing. Karena kita kan tidak tahu sampai kapan wabah ini akan selesai. Oleh karena itu, cukupkan logistik atau kebutuhan pangan kita dengan tetap bercocok tanam,” katanya kembali.(hil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here