Wakil Walikota Bitung Ir Maurits Mantiri MM saat memantau penyaluran bantuan covid-19 di wilayah kakenturan
Bitung, Sulutreview.com
Demi menjawab masih adanya hempasan suara masyarakat di Kota Bitung tercinta terkait adanya bantuan covid-19 yang diduga masih saja belum sampai kepada yang layak untuk menerimanya.
Membuat Wakil Walikota Bitung Ir Maurits Mantiri MM layaknya terbangun dan langsung keluar dari rumah kediamanya di Kelurahan Manembo-nembo untuk melayani masyarakat dengan memantau langsung kelapangan akan proses penyaluran bantuan Covid-19 agar benar-benar bisa sampai kepada penerima yang terdampak Covid kepada masyarakat Bitung yang sangat dicintainya.

Buktinya setelah melongok di perkebunan Cabai di Girian dan wilayah Pinokalan. Pihaknya langsung mengarah ke beberapa Kecamatan yaitu Matuari. Disana Mantiri menemui Camat Seferson Sumampouw dan mempertanyakan akan teknis dalam penyaluran bantuan kepada warga yang terdampak Covid ini.
Tak hanya sampai disitu saja, pada Selasa (12/05/2020) Mantiri pun langsung memantau di pusat penyaluran Gugus Tugas Bantuan di kantor BPBD Bitung disana Mantiri diterima oleh Kepala BPBD Ruddy Wongkar BPBD. Dimana kedatanganya disana selain melihat-lihat akan bantuan Mantiri pun berdialog dengan kepala Posko Ruddy Wongkar.
Mantiri mengharapkan agar bantuan jangan sampai tersendat dan wajib disalurkan di wilayah-wilayah yang memang layak untuk dibantu khususnya kepada warga terdampak Covid.
Usai di BPBD pada Rabu (13/05/2020) Mantiri kembali keluar dari markasnya dan melanjutkan dalam pengawasan di beberapa kantor Lurah yaitu di wilayah Kecamatan Maesa yaitu di Kelurahan Kakenturan dua.
Dalam kunjungn ini, Mantiri melihat tata cara penyaluran dan crosscheck data penerima, serta memastikan pelaksanaan tetap mengikuti protokol covid-19.
“Dan realitanya yang saya temuai di lapangan sudah seperti itu dan saya akan mengecek ke wilayah kecamatan lain dalam tanggungjawab sebagai Wakil Wali Kota untuk membantu Wali Kota dalam rangka pengawasan,” ujar Mantiri.

Dirinya juga berharap, jajaran kecamatan dan kelurahan juga melakukan hal yang sama yakni memastikan data penerima betul-betul valid serta tetap menjalankan protap kesehatan dalam penyaluran.
“Saya juga memberikan motivasi kepada para aparat kelurahan agar tidak perlu takut apalagi kuatir dalam menyalurkan bantuan serta tetap berpatokan pada data penerima,” katanya.
Menurutnya, selama data penerima ada dan diumukan dengan cara ditempel serta dibacakan lewat pengeras suara, aparat kelurahan tidak perlu lagi takut untuk menyalurkan bantuan.
Apalagi aksi turun lapangan dilakukan, demi masyarakat Kota Bitung yang tercinta, khususnya kepada mereka yang memang terdampak covid-19 yang belum menerima bantuan.
“Saya harapkan pedomani data yang dipegang dan jangan takut untuk langsung menyalurkan ke warga penerima. Kalau memang ada warga yang terlewatkan, silakan data kembali,” tutup Mantiri.(zet)













