Manado, SULUTREVIEW
Badai pandemi Covid-19 yang memukul sendi perekonomian, imbasnya sangat dirasakan sampai ke pedagang kecil.
Menyikapi hal ini, Kantor Perwakilan Bank Indonesia menggagas program Bersehati Online yang diharapkan bakal menggairahkan aktivitas perekonomian warga.
“Berdasarkan pengamatan kami, sektor ekonomi yang terdampak paling signifikan ialah sektor transportasi, perdagangan, pariwisata, dan Usaha Kecil Menengah (UKM),” kata Kepala Kantor Perwakilan BI Sulut, Arbonas Hutabarat pada Launching Program TPID Sulawesi Utara, Pasar Bersehati Online di halaman BI, Selasa (5/5/2020).
Melalui program Bersehati Online, sambung Arbonas diharapkan dapat menjadi momentum awal kebangkitan para pedagang tradisional, petani, dan terlebih para pengemudi ojek online dalam menghadapi situasi yang sulit di tengah pandemi Covid-19.
Bersama TPID Sulawesi Utara, sambung Arbonas dapat mengantisipasi turunnya pendapatan pedagang pasar tradisional dan petani komoditas bahan pokok melalui pemanfaatan teknologi digital.
“Program Bersehati Online merupakan hasil kerja sama yang baik antara TPID Provinsi Sulawesi Utara dan penyedia layanan transportasi online,” kata Arbonas sambil menambahkan ke depan, inisiatif ini dapat diduplikasi di pasar-pasar tradisional lain di Sulawesi Utara.
“Kami harapkan ini akan berdampak positif, sehingga dapat dimanfaatkan secara luas oleh seluruh pedagang tradisional di Sulawesi Utara. Terlebih, kami juga berharap bahwa skema pembelian bahan pokok secara online ini dapat menjadi suatu alternatif gaya hidup baru bagi masyarakat Sulawesi Utara bahkan setelah masa pandemi Covid-19 ini berakhir,” jelasnya.
Sementara itu, Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengatakan agar para ASN di lingkup Pemprov Sulut dan dapat memanfaatkan metode yang praktis ini tanpa keluar rumah.
“Saat ini ada 15 pedagang yang tidak ‘gaptek’. Mereka akan siap pesan antar komoditi secara online. Pekan depan bisa bertambah 100 pedagang. Hal ini perlu ditunjang, bila perlu kita sebar kode-kodenya sehingga memudahkan masyarakat,” ungkap Olly.
Diketahui, prgram Bersehati Online ini akan memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin berbelanja kebutuhan dapur tanpa harus keluar rumah.
Pembelian melalui pesan antar ini, dipastikan akan memberdayakan pengemudi ojek online. Sekaligus juga meningkatkan ekonomi petani karena komoditinya diminati pasar.(hil)













