Jumlah PDP Covid-19 Meningkat Jadi 67 Orang, Pemicunya Kasus Pneumonia

0
357

Manado, SULUTREVIEW

Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Coronavirus Disease (Covid-19) di Sulawesi Utara (Sulut) kembali menunjukkan peningkatan.

Berdasarkan laporan epidemiologi yang diungkap Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Sulut, dr Steaven Dandel MPH, total PDP tercatat 67 orang.

“Jumlah PDP mengalami peningkatan, karena hampir semua kasus pneumonia langsung dikategorikan sebagai PDP. Hal ini tanpa memandang penyebabnya. Dan nantinya akan disingkirkan lewat pemeriksaan swab,” jelas Dandel dalam video conference yang dilaksanakan Minggu (19/04/2020).

Lanjut kata Dandel, kepada masyarakat yang masih melakukan kegiatan kumpul-kumpul, diimbau untuk segera menghentikannya. Sebab, hal itu sesungguhnya akan berisiko menambah jumlah kasus.

“Mungkin orang-orang yang melakukan kegiatan kumpul-kumpul itu merasa sehat. Tetapi harus disadari mereka akan menjadi pembawa virus yang dapat mengenai orang-orang tua yang ada di rumah. Makanya, akan hal ini gugus tugas harus kembali meningkatkan larangan berkerumun. Bahkan bila perlu harus diikuti dengan penegakan aturan,” tandasnya.

Untuk jumlah ODP tercatat 255 orang. Selanjutnya pasien positif masih 20 orang. Dengan rincian sebanyak 12 orang dirawat di RSUP Kandou dan 5 orang di RSUD Wolter Mongisidi Teling.

“Untuk PDP yang meninggal bertambah 1 orang, yang bersangkutan berasal dari Bitung, dan sudah dimakamkan,” ujarnya.

Untuk pemeriksaan swab yang dikirim sebanyak 287 sampel. Namun hasil yang diterima baru 180 sampel.

Sementara itu, untuk rumah singgah di Diklat Maumbi, sampai saat ini ada 46 orang. Dan jumlah pelaku perjalanan yang dinotifikasi mencapau 26.187 orang.

“Untuk hotline di Posko Gugus Tugas ada 11 orang. Dan pelaku perjalanan yang dinotifikasi per 18 April ada 227 orang,” tandasnya.

Khusus distribusi Alat Kelengkapan Diri (APD), tambahnya, telah disalurkan ke seluruh rumah sakit rujukan maupun swasta yang ada di kabupaten/kota, yang jumlahnya mencapai 10.350 unit.(hil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here