Bandara Sam Ratulangi Bakal Disulap Berkelas Internasional

0
315

Manado, SULUTREVIEW

Pekerjaan perluasan bandara Sam Ratulangi, dengan luasan areal 30 ribu meter persegi segera direalisasikan.

Dikatakan General Manager AP I Bandara Sam Ratulangi, Minggus Gandeguai proyek senilai Rp477 Miliar tersebut akan rampung pada Desember 2020 mendatang.

“Perluasan bandara yang selesai pada Desember 2020 akan menjadi kado Natal bagi masyarakat Sulawesi Utara,” kata Gandeguai dalam bincang-bincang bersama wartawan di Bendito Kawasan Megamas, Kamis (30/1).

Bukan hanya perluasan, menurut Gandeguai akan  pekerjaan proyek akan mencakup berbagai fasilitas pendukung, yang akan dikerjakan oleh PT Adi Karya sebagai perusahaan pemenang tender.

“Sejak Pak Presiden Jokowi meninjau bandara pada waktu lalu, kemudian mencanangkan perluasan terminal. Dan saat ini, segera dikerjakan pembangunannya,” tukasnya.

General Manager AP 1 Bamdara Sam Ratulangi, Minggus ET Gandeguai saat menyampaikan keterangan.

Persiapan pembangunan terminal ini, sambung Gandeguai diharapkan akan menjadi terminal internasional yang baru, yang menjadi kebanggaan masyarakat Sulut.

“Dalam perluasan terminal dengan luasan 30 ribu meter persegi, khusus untuk terminal internasional. Dengan demikian kapasitas bandara akan meningkat. Yakni dari kapasitasnya 2,6 juta penumpang akan meningkat 5,7 juta penumpang per tahun,” jellasnya.

Kemudian akan ada penambahan  dari 32 akan menjadi 52 counter check-in.

“Luas parkir juga, yang saat ini hanya untuk kendaraan roda empat dengan jumlah 300 kendaraan akan menjadi 650 kendaraan,” tandasnya.

“Pekerjaan pekerjaan ini akan diselesaikan oleh PT Adhi Karya, dan berharap bisa selesai tepat waktu, sebagaimana komitmen saya kepada pemerintah daerah bahwa perluasan akan selesai di penghujung tahun dan menjadi kado terindah bagi masyarakat pada saat merayakan Natal,” katanya kembali.

Sementara itu, pihak PT Adhi Karya, yakni Manager Operasional Purwadi Hendro dan Project Manager Ugik Sugiarto mengatakan, akan bekerja secara profesional dengan melibatkan tenaga kerja yang terpercaya.

“AP 1 telah memberikan amanah pekerjaan. Hal itu akan kita kerjakan sebaik-baiknya sehingga selesai pada waktu yang ditetapkan,” katanya.

“Insya Allah dengan selesainya bandara nanti bisa mengangkat terkenalnya Indonesia melalui Kota Manado,” ujarnya kembali.

Khusus untuk pekerjaan tambahan bangunan serta rehabilitasi, sepenuhnya disupport manajemen pusat. Terutama bukan hanya tepat waktu. Tetapi juga tepat mutu yang disyaratkan,” tukasnya.

Untuk tenaga kerja, pihak PT Adi Karya akan melibatkan tenaga kerja lokal. Hal itu untuk menopang tingkat perekonomian di Sulut.(eda)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here