web analytics

Jamin Ketersediaan Listrik Investor, Pemprov dan PLN Teken Kerja Sama

Jamin Ketersediaan Listrik Investor, Pemprov dan PLN Teken Kerja Sama

Manado, SULUTREVIEW

Pasokan listrik di Bumi Nyiur Melambai dalam lima tahun ke depan dipastikan ‘terang benderang’.

Hal tersebut menjadi jaminan bahwa kinerja investasi di Sulawesi Utara (Sulut) akan aman.

Untuk menjawab kebutuhan listrik, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut dengan PLN (Persero) melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman, di ruang CJ Rantung Kantor Gubernur Sulut, Jumat (20/9/2019).

Direktur Bisnis PLN Regional Kalimantan, Syamsul Huda mengatakan kerja sama, diharapkan akan mendorong masuknya investasi ke Sulut.

“Kami tahu bahwa investasi di Sulawesi Utara sekarang sedang menggeliat. Hal ini perlu didukung oleh penyediaan listrik yang memadai. Sebab kalau tidak, tentu akan menghambat proses investasi yang ada di Sulawesi Utara,” tegasnya.

Syamsul juga menambahkan akan membuat hubungan antara PLN dengan Pemprov Sulut menjadi jauh lebih baik lagi.

“Pada akhirnya yang akan merasakan manfaatnya adalah masyarakat karena seluruh kebutuhan listriknya bisa kita penuhi dengan baik,” ujarnya.

Semangat PLN saat ini, ungkapnya, tidak ingin menjadi ban belakang,  dalam artian ada permintaan baru dilayani. “Tetapi kita ingin menjadi ban depan, tentu ini harus didukung oleh semua pihak,” tukasnya sembari menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey.

“Terima kasih kepada Bapak Gubernur yang sudah berinisiatif untuk lahirnya kerja sama ini, sehingga nanti PLN dapat memenuhi kebutuhan,” tandasnya.

Syamsul juga mengatakan infrastruktur kelistrikan tengah dipersiapkan. Dan MoU ini menjadi payung hukumnya, kemudian diselaraskan dengan rencana dan program kerja.

“Kita sudah siapkan marine vessel yang disediakan untuk mengatasi kelangkaan listrik selama kurun waktu 5 tahun. Tetapi dengan adanya kerja sama kami siapkan pembangkit yang permanen,” tandasnya.

“Nanti Pak Gubernur yang akan menyampaikan apa saja yang perlu diperhatikan. Nah, kami akan bantu penuhi sehingga dengan adanya MoU listrik yang dibutuhkan tersedia. Dengan demikian supply ke pelanggan cukup,” imbuhnya.

Gubernur Sulut, Olly Dondokambey mengatakan Sulut untuk lima tahun ke depan membutuhkan pasokan listrik sebesar 150 MW. Selanjutnya untuk Kawasan Ekonomi Khusus sebesar 75 MW.

“Dalam waktu dekat ini, kebutuhan listrik kita akan segera direalisasikan,” sebutnya.

Gubernur sebelumnya mengatakan bahwa Provinsi Sulut tengah giat-giatnya membangun investasi.

“Kalau tidak ada energi, pasti investasi juga tidak akan berjalan. Untuk itu, dalam menunjang hal tersebut, maka sesuai rencana pemprov akan mensinergikan dengan PLN,” tandasnya.(srv)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply