Jamin Pasokan BBM Sitaro, Pertamina Patra Niaga Sulawesi Salurkan 290 KL Pertalite

Kepulauan Sitaro, Sulutreview.com – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan ketersediaan dan penyaluran BBM untuk masyarakat di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) terus berjalan.

Pasokan BBM ke wilayah kepulauan tersebut dilakukan secara berkala dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat serta kondisi distribusi melalui jalur laut.

Pertamina Patra Niaga mencatat kapal pengangkut BBM telah tiba di Kabupaten Kepulauan Sitaro pada 23 Agustus 2026 dengan membawa total pasokan 290 KL Pertalite, 55 KL Biosolar, dan 323 KL Kerosene. Pasokan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat di wilayah Sitaro.

Terkait informasi mengenai pengurangan kuota Solar, Pertamina Patra Niaga memastikan kuota Biosolar untuk Sitaro tidak mengalami penurunan sejak 2025. Penyaluran Biosolar kepada SPBU Kompak di wilayah Sitaro tetap dilakukan secara rutin dengan memperhatikan kebutuhan dan pola konsumsi di masing-masing wilayah.

Untuk wilayah Sitaro, penyaluran Biosolar mencakup tiga SPBU Kompak yang berada di dua pulau, Pulau Siau : SPBU 76.958.02 dan SPBU 76.958.13, serta Pulau Tagulandang di SPBU 76.958.08.

Pertamina Patra Niaga terus memonitor kondisi stok dan realisasi penyaluran pada masing-masing lembaga penyalur. Mengingat distribusi BBM menuju Sitaro menggunakan jalur laut, kondisi cuaca dan pelayaran turut menjadi aspek yang diperhitungkan dalam pengaturan jadwal pengiriman agar pasokan serta seluruh awak kapal dapat tiba dengan selamat.

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan Pertamina terus memastikan pasokan BBM ke wilayah kepulauan tetap terjaga melalui pemantauan stok dan penyaluran secara berkala.

“Untuk Sitaro, pasokan BBM tetap kami jaga secara berkala. Kapal pengangkut telah tiba pada 23 Agustus dengan membawa 290 KL Pertalite, 55 KL Biosolar, dan 323 KL Kerosene. Kami juga memastikan kuota Biosolar Sitaro tidak mengalami penurunan sejak 2025 dan penyalurannya tetap dilakukan ke SPBU Kompak di Pulau Siau dan Pulau Tagulandang,” ujar Lilik.

Pertamina Patra Niaga juga terus berkoordinasi dengan lembaga penyalur dan pihak terkait untuk memantau perkembangan kebutuhan BBM masyarakat. Evaluasi terhadap kondisi stok dan penyaluran dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menjaga kelancaran distribusi energi di wilayah kepulauan.

Masyarakat diimbau menggunakan BBM secara bijak dan sesuai kebutuhan serta tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying. Apabila menemukan kendala pelayanan, dugaan penyalahgunaan, atau indikasi pelanggaran dalam penyaluran BBM, masyarakat dapat menyampaikannya melalui Pertamina Customer Solution (PCS) 135 untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.(hilda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *