Tondano, SulutReview.com
Bupati Minahasa Ir. Royke Octavian Roring, M.Si menegaskan agar di musim kemarau saat ini, masyarakat ikut mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
Masalah kebakaran, yang dipicu tindakan membakar sampah atau rumput kering yang tidak dijaga, akan sangat membahayakan.
Sehingga mengakibatkan api meluas dan terjadi kebakaran, di mana musim kemarau atau musim panas yang berkepanjangan.
Bupati juga sudah mengeluarkan instruksi kepada warga masyarakat Minahasa untuk mematuhi agar jangan membakar atau membuang puntung rokok sembarangan.
“Tanpa kita sadar itu bisa mengakibatkan kebakaran yang dapat merugikan kita semua. Dan jika kedapatan akan ada sanksi,” ujarnya saat beribadah di Jemaat GMIM Imanuel Leilem, Minggu (8/9/2019).
Roring juga memerintahkan kepada camat dan hukum tua agar bersama-sama dengan masyarakat untuk melaksanakan kerja bakti.
Di sisi lain, Roring juga atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa, mengucapkan selamat kepada masyarakat Desa Leilem yang sudah memenangkan lomba desa antar Provinsi Sulawesi Utara.
“Ini berkat kesiapan masyarakat Desa Leilem,” tukasnya.
Roring yang didampingi Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten Minahasa Dra. Fenny Ch. Roring Lumanauw, SIP dan keluarga besar Roring-Waani, usai ibadah kemudian mengikuti ibadah Mingguan mengenang atas meninggalnya almarhum Jemmy Nicolen Waani dalam keluarga Sela-Waani.
Bupati Minahasa atas nama keluarga Sela-Waani, Roring-Waani, Waani-Pontoh dan Waani-Pua, menyampaikan, terima kasih atas segala perhatian, topangan dari semua unsur dari warga masyarakat Leilem Raya. Yakni dari GMIM, GPDI maupun gereja Advend, sejak almarhumah masih dirawat dan hingga dipanggil Tuhan, pada Sabtu (31/8/2019).
“Kita percaya Tuhan Kita Yesus Kristus yang akan selalu membalas berkat bagi bapak ibu semua,” katanya.
Ibdah dipimpin oleh Pdt. Helmy Muaja Wowor, S.Th yang mengambil pembacaan dalam Kitab Wahyu 21 : 9 – 27. Dengan Perikop “Yerusalem Yang Baru”.(engel)













