Minut  

Warga Desa Kema I Demo Hasil Penjaringan Perangkat Desa

KEMA, SULUTREVIEW.COM

Warga Desa Kema 1 Kecamatan Kema melakukan aksi demo di kantor desa, Senin (29/07/2019).

Warga kecewa dengan sikap Pelaksana Tugas (Plt) Camat Kema Vilma Anthoni yang diduga menyalahgunakan kekuasaan tentang hasil penjaringan perangkat Desa Kema I.

Warga memalang pintu masuk kantor dengan balok kayu dan menempel pernyataan melalui pesan tertulis.

Mereka berharap agar Pemerintah Kabupaten Minut dapat menganulir nama-nama usulan perangkat yang dikirim Plt Camat.

Harry Pinangkaan, salah satu tokoh masyarakat Kema menyayangkan langkah-langkah sepihak yang dilakukan Plt Camat.

“Nama-nama yang diusulkan sesuai hasil penjaringan, kami duga diganti oleh nama lain. Camat diduga sengaja mengganti nama-nama perangkat desa untuk kepentingan Pemilihan Hukum Tua (Pilhut),” ujar Pinangkaan.

Penyegelan kantor desa.

Terkait aksi ini, aktifis Minut William Luntungan mendesak para wakil rakyat untuk turun lapangan menelusuri disegelnya Kantor Desa Kema I.

“Tidak mungkin ada asap kalo tidak ada api. Kalau benar ada upaya pergantian perangkat desa,  hasil penjaringan yang dilakukan Plt Camat, maka saya mendesak agar camat segera dicopot karena tidak mampu melaksanakan tugas sebagai camat. Jangan sampai kejadian serupa yang terjadi di desa Tountalete terulang lagi,” tegas Luntungan.

Sementara itu, Camat Kema Vilma Anthoni saat dikonfirmasi melalui telepon seluler membantah dugaan masyarakat.

“Penyaringan dan penjaringan ada tim seleksi yang dibentuk di tingkat desa, itu sudah sesuai mekanisme (Perbup 17 tahun 2017) diusulkan Hukum Tua dan Camat memberi rekomendasi. Selanjutnya, hasil seleksi tersebut masih akan dievaluasi Kumtua karena ada kepala jaga yang setelah dievaluasi ternyata kinerja di lapangan tidak maksimal,” terang Anthoni.

Anthoni menilai, warga hanya salah kaprah terkait proses seleksi. Ia telah memerintahkan warga mencabut palang kayu di kantor desa sehingga situasi di desa sudah kembali kondusif.(Ray)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *