web analytics

Pendaftaran SNMPTN Sepi Peminat, Calon Mahasiswa Kurang Peduli Pendidikan

Pendaftaran SNMPTN Sepi Peminat, Calon Mahasiswa Kurang Peduli Pendidikan

Manado, SULUTREVIEW

Tahapan jalur penerimaan bagi calon mahasiswa lewat Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) akan ditutup pada tanggal 14 Februari 2019 mendatang.

Sesuai jadwal, tahapan ini sudah dibuka sejak 4 Februari 2019. Namun sayang peserta yang mendaftar jumlahnya minim.

Kuota penerimaan yang dialokasikan Kemenristekdikti besarannya hanya 20-25 persen. Namun seleksi yang dibuka ini memberikan peluang bagi siswa untuk menempati kursi perguruan tinggi tanpa harus ikut tes tertulis dan biaya prndaftaran, karena  sudah ditanggung pemerintah.

Menurut Rektor Universitas Sam Ratulangi, Prof Dr Ir Ellen Joan Kumaat MSc DEA, bahwa jumlah yang mendaftar SNMPTN masih minim. Tidak diketahui apa yang menjadi penyebabnya.

“Iyah kurang peminat.Sangat disayangkan jika peluang ini tak dimanfaatkan,” kata Kumaat saat melakukan press conference di Rektorat Unsrat, Jumat (8/2/2019).

Karena itu di sisa waktu yang ada, Kumaat mendorong calon mahasiswa, orang tua dan sekolah (tempat pengisian dan verifikasi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa) untuk memperhatikannya.

“Jangan nanti begitu tahapan akan ditutup, calon mahasiswa maupun orang tua mendesak-desak panitia agar dapat diakomodir. Nah budaya seperti ini yang perlu diedukasi,” tandasnya.

Hingga, Jumat (8/2/2019), jumlah calon mahasiswa yang mendaftar, kata Ketua Panitia Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Unsrat, Prof Dr Ir Grevo Gerung MSc dan Prof Dr Ir H Manalip MSc DEA baru 729 orang.

“Belum mencapai 1.000 orang. Demikian juga dengan Bidik Misi sampai saat ini sedikit sekali yang mendaftar. Padahal tahapannya ditutup tanggal 25 Februari 2019,” ujarnya.

Diketahui, SNMPTN ini dilakukan atas dasar pemeringkatan siswa yang dilakukan oleh sistem Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) berdasarkan nilai mata pelajaran, yakni Jurusan IPA: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Kimia, Fisika, dan Biologi.

Selanjutnya, Jurusan IPS, yakni Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sosiologi, Ekonomi, dan Geografi. Berikut Jurusan Bahasa: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sastra Indonesia, Antropologi, dan salah satu Bahasa Asing dan SMK: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Kompetensi Keahlian (Teori Kejuruan dan Praktik Kejuruan).

Sementara itu, pemeringkatan dan eligibilitas dilakukan sebagai berikut, pemeringkatan dan eligibilitas siswa dilakukan untuk setiap sekolah per jurusan yang didaftarkan di PDSS 2019.

Pemeringkatan didasarkan pada isian data nilai oleh sekolah yang sudah diverifikasi oleh siswa, untuk mata pelajaran yg tercantum di laman www.snmptn.ac.id.

Eligibilitas ditentukan dengan melihat ketentuan kuota berdasarkan akreditasi sekolah seperti yang tercantum di laman www.snmptn.ac.id

Hasil eligibilitas, jumlah siswa yang eligibel untuk mendaftar di SNMPTN 2019 sebanyak 613.860 orang. Sedangkan jumlah sekolah yang siswanya eligibel bisa mendaftar di SNMPTN 2019 sebanyak 14.744 sekolah.

Untuk proses pendaftaran SNMPTN :

Siswa Pendaftar yang memenuhi kriteria pemeringkatan oleh LTMPT, menggunakan NISN dan password login ke laman SNMPTN 2019 http://web.snmptn.ac.id untuk melakukan pendaftaran.

Selanjutnya, siswa pendaftar mengisi biodata, pilihan PTN, dan pilihan program studi, serta mengunggah (upload) pasfoto resmi terbaru dan dokumen prestasi tambahan (jika ada).

Siswa Pendaftar harus membaca dan memahami “seluruh ketentuan yang berlaku pada PTN pilihan”.

Siswa Pendaftar pada program studi bidang seni dan olahraga wajib mengunggah portofolio dan dokumen bukti keterampilan yang telah disahkan oleh Kepala Sekolah menggunakan pedoman yang dapat diunduh dari laman http://www.snmptn.ac.id.

Siswa Pendaftar mencetak Kartu Bukti Pendaftaran sebagai tanda bukti peserta SNMPTN.

Bagi siswa yang eligible agar segera mendaftar  pukul 15.00 WITA sampai tanggal 14 Februari 2019.

Siswa juga diminta memperhatikan hal-hal berikut:

1) Jika calon mahasiswa sudah mendaftar di SNMPTN, dan sudah difinalisasi, TIDAK BISA mengundurkan diri. Jadi, bila ingin memilih lewat jalur SBMPTN sebaiknya siswa tidak mendaftar di SNMPTN.

2) Jika siswa sudah melakukan finalisasi pendaftaran SNMPTN 2019, data sudah tidak dapat diubah, termasuk pilihan program studi (Prodi) sudah TIDAK DAPAT DIUBAH. Jadi pikirkan dengan matang tentang pilihan prodi sebelum melakukan finalisasi.(eda)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply