Lomba Cipta Menu B2SA, Solusi Kurangi Konsumsi Beras

0
373

Tondano, SULUTREVIEW

Kegiatan lomba Cipta Menu B2SA ( beragam, bergizi seimbang, dan aman ) berbasis sumber daya lokal yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Minahasa Tahun 2018 yang berja sama dengan Dinas Pangan Kabupaten Minahasa  dan TP-PKK Kabupaten Minahasa pada
Senin (3/12/2018, di Tennis Indor Sasaran sukses digelar.

Kegiatan yang diawali dengan pencanangan papan Gerakan Makan Tanpa Nasi 1 hari dalam seminggu, ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Minahasa dengan BPMS GMIM dan TP-PKK Kabupaten Minahasa.

Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa, Dra Fenny CH Martina Roring-Lumanauw SIP mengatakan bahwa lomba Cipta menu B2SA dimaksudkan untuk mengajak seluruh masyarakat tentang penerapan konsumsi pangan B2SA berbasis sumber daya lokal. Karena untuk hidup sehat, aktif dan produktif sangatlah penting untuk kita mengkonsumsi pangan B2SA.

“Kami berharap Lomba Cipta Menu B2SA ini dapat mengaplikasikan sehingga bisa memberikan dampak positif dalam kesehatan kita, dan teristimewa ibu-ibu dapat mengkreasikan menu pangan lokal yang beragam, bergizi seimbang dan aman serta untuk mengurangi konsumsi beras dan terigu,” ujarnya.

Lebih jauh,  menindaklanjuti program ketahanan pangan ini sehingga akan terwujud masyarakat yang lebih cerdas, aktif, sehat dan produktif untuk berperan aktif menjadi pendorong dalam segala aktivitas, bukan hanya kegiatan saat ini tapi kegiatan dan program kerja Pemkab Minahasa.

“Pemenang Lomba cipta menu B2SA tingkat Kabupaten Minahasa, akan di ikutsertakan pada lomba yang sama di tingkat Provinsi Sulut tahun 2019 dan akan mewakili TP-PKK Provinsi Sulut,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Minahas Ir Royke O Roring MSi, menambahkan penganekaragaman konsumsi pangan masyarakat yang beragam, bergisi seimbang dan aman, merupakan upaya untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas dan sehat.

“Beberapa permasalahan terkait pola konsumsi pangan masyarakat, antara lain ketergantungan pasa satu makanan pokok yaitu beras atau nasi, padahal kabupaten minahasa kaya akan pangan sumber karbohidrat selain beras seperti umbi-umbian (ubi jalar, ubi jalar ungu, singkong, talas, jagung, pisang dan masih banyak lagi). Oleh karena itu, pemerintah melakukan upaya diversifikasi konsumsi pangan. Upaya tersebut dilakukan untuk mengganti beras secara total, tetapi mengubah pola konsumsi pangan masyarakat, sehingga masyarakat mengkonsumsi lebih banyak ragam baik untuk jenis pangan sumber karbohidrat,” jelasnya.

Diketahui, lomba cipta menu B2SA berbasis sumberdaya lokal yang dilaksanakan hari ini, bertujuan untuk menggali potensi pangan sumber karbohidrat non beras, mengembangkan kreativitas menu, meningkatkan pengetahuan akan pentingnya konsumsi B2SA dan mendorong kreativitas masyarakat.

“Ibu-ibu yang berperan sebagai penentu dan  penyedia menu keluarga serta yang berperan penting terhadap kualitas konsumsi pangan keluarga agar menindaklanjuti dalam kehidupan sehari-hari dan mensosialisasikan kepada masyarakat,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini juga telah dilaksanakan penandatanganan perjanjian kerja sama pemerintah kabupaten minahasa dan BPMS GMIM tentang pemanfaatan pangan lokal sebagai sumber makanan, besar harapan kami kerjasama ini akan membantu sosialisasi program pemerintah kabupaten minahasa yaitu pemanfaatan pangan lokal di jemaat.

Ada beberapa hal yang perlu dipertegas pada kesempatan ini yaitu, instruksi bupati no 3 tahun 2018 tentang penggunaan pangan lokal sebagai sumber makanan dilingkungan pemerintah kabupaten minahasa, diinstruksikan kepada para kepala OPD, kepala bagian, camat, lurah/hukumtua untuk melaksanakan dan mengseriusinya, menyajikan snack yang berbahan baku pangan lokal disetiap acara.

“Kepada TP-PKK kiranya dapat membantu pemerintah dalam mensukseskan berbagai program pemerintah, apalagi saat ini telah dilaksanakan penandatanganan perjanjian kerja sama dinas pangan kabupaten Minahasa dan TP-PKK kabupaten minahasa, sebagaimana juga yang diamanatkan dalam peraturan presiden nomor 22 tahun 2009 tentang kebijakan percepatan penganekaragaman konsumsi pangan. Untuk itu segera ditindaklanjuti,” sebutnya.

Turut hadir, Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey SSi, Sekda Kabupaten Minahasa Jeffry Korengkeng SH MSi, Wakil Ketua TP-PKK Martina Dondokambey-Lengkong, Ketua Dharma Wanita Persatuan Minagawa Sieve Korengkeng-Warouw, Kepala Dinas Pangan Kabupaten Minahasa Ir Wenny Talumewo,  para juri Dr Helena Opit MSi, Dr Gregoria Djarkasi MSi, Ir Erni JN Nuralu MS, Ny R Patynama Tanos, Ir Daisy Taniowas,  para camat se-Kabupaten Minahasa dan Ketua TP-PKK se Kabupaten Minahasa.

Diketahui, pemenang lomba Cipta Menu
Tingkat Kabupaten Minahasa;
Juara 1 : Kecamatan Mandolang
Juara 2 : Kecamatan Pineleng
Juara 3 : Kecamatan Sonder
Juara 4 : Kecamatan Tondano Utara
Juara 5 : Kecamatan Remboken
Juara 6 : Kecamatan Tombariri.(engel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here