IWAPI Sulut Didorong Menjadi Pelopor Kewirausahaan di Era Industri

MANADO, SULUTREVIEW

Peran Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Sulawesi Utara (Sulut) diharapkan semakin berkontribusi pada proses pembangunan. Bahkan sebagai suatu organisasi perempuan diharapkan dapat meningkatkan peran perempuan pengusaha.

“Kami memberikan apresiasi dan dukungan atas pengembangan organisasi ini. Jadilah pelopor dalam kewirausahaan guna mencapai pemerataan ekonomi,” ungkap Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulut, Ir Erny Tumundo MSi saat menyampaikan sambutan gubernur pada Rapat Kerja Daerah III DPD IWAPI Provinsi Sulut 2018 di Hotel Lion Manado, Jumat (28/9/2018).

Lanjut katanya, peran IWAPI di Sulut, sudah terlihat dalam perkembangan pembangunan, terbukti angka kemiskinan terus turun, dalam beberapa tahun terakhir.

“Hal ini tentu tidak lepas dari kontribusi positif dari wanita-wanita yang tergabung dalam IWAPI sehingga tingkat pengangguran turun sangat rendah dalam 10 tahun terakhir ini. Di mana angka pengangguran di tahun 2018 pada bulan Februari 2018 mencapai angka 6,0%. Partisipasi dari kaum perempuan terutama IWAPI yang membangun bersama pemerintah provinsi Sulawesi Utara dalam menunjang pertumbuhan ekonomi,” jelas Tumundo.

Di sisi lain, Tumundo juga menambahkan agar memasuki era revolusi industri 4.0, terutama dalam pengembangan kewirausahaan tetap mengedepankan unsur pengetahuan,  seni keterampilan dan attitude atau sikap.

“Tantangan-tantangan yang dihadapi oleh perempuan Indonesia,  juga IWAPI akan semakin besar. Ikuti perkembangan yang ada sebagai akses untuk lebih maju pagi,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPP IWAPI, Dra Moudy Pattynama-Lintuuran mengedukasi peserta rapat kerja, agar menjadi wanita pengusaha yang kreatif. Peka dalam melihat perkembangan dan mampu menjawab tantangan.

“Berkreasi lah dengan potensi yang ada. Manfaatkan era digital ini sebagai sarana untuk mendatangkan keuntungan. Tangkap setiap peluang yang ada, sehingga perekonomian keluarga semakin kuat,” tandasnya.

Ketua DPP IWAPI Moudy Lintuuran.

Di sisi lain, Ketua IWAPI Provinsi Sulut Ir Noviati MURP didampingi Bendahara IWAPI Manado Hendah Murtanti berharap agar organisasi IWAPI dapat terbentuk di kabupaten/kota. Karena hal ini menjadi realisasi dari target program.

“Harusnya sudah ada 15 kepengurusan cabang yang ada di kabupaten/kota. Karena yang ada  baru 7 daerah. Jadi masih ada separuh lagi yang harus kita bentuk yaitu DPC Sangihe, Talaud, Sitaro , Kota Kotamobagu, Bolmut, Bolsel dan Bolmong,” kata Noviati sembari menambahkan bahwa untuk IWAPI Manado di bawah kepemimpinan
Pola Mangowal sudah berjalan aktif.

Lebih jauh, Noviati juga mengatakan agar anggota IWAPI dapat mengikuti perkembangan era digital, telah melakukan edukasi melalui sejumlah kerja sama dengan pihak-pihak yang kompeten.

“Jangan sampai anggota IWAPI gaptek yah. Makanya, harus belajar bagaimana memasarkan produknya melalui internet sehingga mampu menangkap peluang pasar yang lebih luas,” ujarnya.(hilda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *