Dubes Turki Tawari Gubernur Sulut Investasi Sejumlah Sektor Strategis

Manado, SULUTREVIEW

Duta Besar (Dubes) Turki untuk Indonesia  Dr Sander Gurbuz menyatakan tertarik berinvestasi di Sulawesi Utara (Sulut).

Tak tanggung-tanggung, sejumlah sektor strategis yang dibidik meliputi pembangunan infrastruktur, pendidikan dan energi listrik hingga pariwisata.

Kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE , Sander yang terlihat sangat antusias menyampaikan secara rinci maksud dari kerja sama yang bertujuan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Dan sebagai bentuk keseriusan, Turki saat ini sudah menandatangani Free Trade Agreement atau kerja sama perdagangan bebas yang turut disaksikan Presiden Joko Widodo.

“Kerja sama ini berlaku untuk seluruh wilayah Indonesia, termasuk Sulawesi Utara.  Demikian juga untuk kerja sama di bidang infrastruktur kami adalah nomor dua di dunia. Untuk itu melalui kesempatan ini kami berharap bisa menjalin kerja sama dengan Gubernur,” ungkap Sander saat bertatap muka dengan gubernur di ruang kerjanya, Senin (16/7/218).

Lanjut kata Sander, untuk sektor pendidikan, Turki memiliki kualitas yang bersaing. Mulai dari jenjang SMA hingga perguruan tinggi.

“Apabila gubernur berkenan, kami sangat berharap kalau anak-anak gubernur dapat studi di Turki,” kata Sander yang disambut senyuman oleh gubernur.

Tak itu saja, menyikapi perkembangan pariwisata di Sulut, Sander juga menawarkan flight atau penerbangan langsung Istanbul-Bali-Sulut. Dalam hal ini Sander menjamin akan mendatangkan 35 juta wisatawan untuk datang ke Indonesia, khususnya Sulut.

“Kunjungan wisatawan ke Istanbul sejauh ini, jumlahnya cukup signifikan, yakni sebesar 80 juta per tahun. Kami berharap juga sektor pariwisata di Sulut semakin terbuka,” tandasnya.

Akan tawaran Sander, gubernur menyampaikan apresiasinya. Menurutnya, adalah baik jika kerja sama dapat direalisasikan.

Terima kasih Pak Dubes sudah berkunjung. Kami akan berkolaborasi, khususnya dalam bidang infrastruktur dan pendidikan dan powerplan yang sudah beroperasi di Sulut selama 2,5 tahun. Ini sudah sangat membantu. Kami berharap kerja sama investasi antara Turki dan Sulut bisa terealisasi,” kata Dondokambey sembari menyebut
bahwa untuk menopang kelangsungan investasi dan kemajuan pariwisata, Sulut membutuhkan 300 MW.

Selain itu, gubernur juga menyampaikan sejumlah dukungan infrastruktur yang tersedia, antara lain kapasitas bandara yang telah membuka flight langsung ke Cina.

“Tahun depan runway bandara akan diperpanjang  sehingga pesawat besar bisa mendarat. Mudah-mudahan Turki Air bisa langsung ke Manado,” ujar gubernur.

Diketahui, kunjungan Duta Besar Turki ini dilakukan untuk mempererat tali silahturahmi antara negara Turki dengan Indonesia sekaligus memastikan bahwa kerja sama yang sudah terjalin dapat memberikan dampak positif bagi seluruh warga Indonesia, khususnya Sulawesi Utara. Sekaligus untuk memastikan bahwa kehadiran kapal Marine Vessel Power Plant (MVPP) Zeynep Sultan yang bersandar di wilayah Amurang, dapat memenuhi kebutuhan listrik warga Sulawesi Utara.

Kedua dari kanan, Chief Executive Officer Karpowership, Orhan Remzi Karadeniz dan Duta Besar Turki untuk Indonesia Mr. Mehmet Kadri Şander Gürbüz, dalam kunjungan kerja ke Sulawesi Utara yang diterima langsung oleh (Kiri) Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey di kantor Gubernur Sulawesi Utara.

Turut mendampingi Gubernur Asisten Bidang Perekonomian Pemprov Sulut, Dr Frangky Manumpil MSi, Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Sekdaprov Edwin Silangen, SE, MS dan pemilik Karadeniz Powership Zeynep Sultan, Orhan Remzi Karadeniz.(hilda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *