Manado, SULUTREVIEW
Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) masih belum ada kepastiannya. Kendati agenda ini sangat dinantikan masyarakat.
Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulut Dr Femmy Suluh, untuk pelaksanaannya masih menunggu jadwal dari pusat.
“Kuota CPNS yang kita usulkan ke pusat saja sampai saat ini belum ada perkembangannya. Jadi belum diketahui kapan waktunya,” katanya Selasa (26/6/2018).
Pemprov Sulut sendiri mengusulkan 794 formasi. Masing-masing sebanyak 424 orang disiapkan untuk tenaga guru dengan sejumlah kompetensi jurusan yakni, bahasa asing, komputer, perkantoran hingga hortikultura.
Selanjutnya, untuk tenaga kesehatan
yang terdiri dari dokter, apoteker, perawat dan pelaksana kuota formasi yang diusulkan berjumlah 48 orang.
Sedangkan untuk teknis kuotanya sebesar 322 formasi.

“Formasi yang diusulkan ke pusat itu masih menunggu penetapan dari pusat. Jadi kami belum mengetahui berapa kuota yang ditetapkan nanti,” tukasnya.
Sementara itu sesuai dengan informasi yang disampaikan Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PAN-RB Herman Suryatman mengatakan bahwa sejauh ini pemerintah belum secara resmi membuka lowongan CPNS 2018.
“Belum ada informasi resmi mengenai pembukaan dan pendaftaraan CPNS tahun 2018. Kabar yang beredar di masyarakat bahwa akan dibuka kami pastikan hoax,” kata Herman dalam keterangannya.
Namun rilis dari laman Kementerian PANRB, untuk mempersiapkan agenda tersebut Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai koordinator pelaksana seleksi nasional tengah mempersiapkan infrastruktur yang dibutuhkan, yakni meliputi infrastruktur yang mencakup proses pendaftaran, yang bakal dilakukan secara online
melalui https://sscn.bkn.go.id (web SSCN), Seleksi Administrasi, sampai dengan proses Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).
Sambil menunggu pengumuman resmi yang dikeluarkan Menteri PANRB, pihak BKN telah mempersiapkan peningkatan kapasitas (upgrading) web SSCN, karena dalam seleksi ini, diperkirakan akan terdapat 8-10 juta pendaftar. Sistem Helpdesk ini berikut pengaduan akan dilaksanakan dengan lebih cepat, efektif, efisien dan transparan. Sistem akan dibuat secara online yang menyatu dengan web SSCN maupun offline di Kantor Pusat BKN berikut14 Kantor Regional BKN.
Diketahui, pelaksanaan SKD dan SKB dengan Computer Assisted Test (CAT) BKN dengan perbaikan SOP dan pengembangan fitur perangkat lunak. Diperkirakan penerimaan CPNS 2018 sebagai upaya penambahan PNS di pusat dan daerah, karenanya titik-titik lokasi SKD dan SKB yang ada di 34 provinsi, dengan perhitungan jarak maupun kendala transportasi peserta.
Akan hal itu, BKN sedang menjajaki kerja sama dengan BKD/BKPSDM/BKPP di seluruh provinsi hingga kabupaten dan kota yang memiliki fasilitas CAT. Penjajakan yang sama juga dilakukan dengan pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang terdapat fasilitas UKG dan UNBK.
Seleksi yang dilaksanakan akan mengedepankan rekrutmen yang adil, kompetitif, objektif, transparan, tidak KKN, serta bebas biaya. Karenanya masyarakat diimbau untuk berhati-hati dalam menerima informasi yang berkaitan dengan penerimaan CPNS. Artinya, jangan pernah percaya pada pihak yang menjanjikan dapat membantu dalam penerimaan CPNS dengan imbalan tertentu.
Untuk lebih jelasnya, informasi resmi penerimaan CPNS dapat ditemukan di web dan kanal informasi Kementerian PANRB dan BKN. Dan BKN telah menyediakan sejumlah kanal informasi yaitu web www.bkn.go.id serta media sosial lainnya.(ist/hilda)






