Kodim 1312/Talaud Dorong Revitalisasi Tiga Pilar Desa

Melonguane, SULUTREVIEW

Kodim 1312/Talaud melalui Babinsa Desa Karatung Selatan, Serda Vence Moningkey menghadiri rapat desa untuk membahas pembuatan pagar dan rencana pembukaan jalan jalur evakuasi bencana bertempat di Kantor Desa Karatung Selatan, Senin (11/6/2018).

Rapat Desa yang dimulai pukul 08.00 hingga 12.00 WITA tersebut juga turut dihadiri oleh Babinkamtibmas, Kades Karatung Selatan dan Perangkat Desa, Ketua BPD dan Anggota, Ketua LPM dan Anggota, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat serta masyarakat Desa Karatung Selatan.

Rapat kali ini memang dihadiri oleh seluruh komponen yang terlibat, baik dari pihak TNI, POLRI, Pemerintah Daerah serta masyarakat karena membahas tentang pembangunan wilayah perbatasan yang mempunyai nilai strategis tersendiri baik ditinjau dari segi pertahanan dan keamanan (Hankam), ekonomi, sosial maupun kesejahteraan masyarakat.

Dandim 1312/Talaud Letkol Arm Gregorius Eka Setiawan SE menuturkan sesuai kebijakan pimpinan, maka Kodim 1312/Talaud mendorong revitalisasi tiga Pilar desa, yaitu Kades/Lurah, Babinsa dan Babinkamtibmas. Di mana sebagai bagian dari tiga Pilar Desa ini, Babinsa berkewajiban untuk mendukung dan mendorong pembangunan di desa.

“Apa yang dilakukan serda Vence tersebut, merupakan implementasi peran Babinsa dalam mendorong pembangunan desa,” ucap Dandim .

Eka Setiawan menambahkan, sebagai aparat komando kewilayahan, Babinsa berkewajiban memberikan pertimbangan atau masukan dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan desa, terutama dari aspek pertahanan.

“Aspek pertahanan merupakan salah satu isu penting dalam pertimbangan pembanguan diwilayah pulau terluar dan perbatasan,” terang Setiawan.

Diharapkan dengan terwujudnya pembangunan pagar ini dapat meningkatkan kenyamanan dan keindahan pemukiman masyarakat dan dapat memberi rasa aman, serta dengan adanya pembukaan jalan untuk jalur evakuasi bencana dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena selain untuk evakuasi bencana jalan tersebut juga dapat digunakan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Antara lain untuk memudahkan mobilisasi dalam mengangkut hasil perkebunan ataupun distribusi logistik.(fanly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *