Peserta Nyong Noni Sulut 2017 Dinyatakan Bebas Narkoba

0
553

Manado, SULUTREVIEW – Seluruh peserta pemilihan Nyong Noni Sulawesi Utara (Sulut) 2017 diwajibkan untuk mengikuti pemeriksaan bebas narkoba dan kehamilan.

Menurut Ketua Panitia dr Devi Tanos MARS, penetapan standar tersebut, guna memastikan bahwa ke-36 peserta benar-benar bukan pengguna barang haram yang dapat merusak masa depan dan harapan sebagai generasi muda. “Sedangkan pemeriksaan kehamilan bagi Noni untuk memastikan bahwa mereka masih gadis bukan ibu-ibu,” ungkapnya Selasa (12/9).

Menariknya, setelah dilakukan pemeriksaan, seluruh peserta diketahui positif bebas narkoba dan bagi para Noni terbukti masih gadis. “Kami bersyukur seluruh peserta dinyatakan bebas narkoba,” ucap dr Devi turut diiyakan Kabid Pelayanan Kesehatan
Dinkes Sulut dr Lydia Tulus.

Lebih jauh diungkapkan dr Devi, pelaksanaan pemilihan Nyong Noni Sulut 2017, mulai menunjukkan peningkatan kualitas. Terbukti, dari sisi brain, beauty behavior dan brave rata-rata sudah sesuai harapan. “Kunci pemilihan yang sesungguhnya ada di kabupaten/kota. Artinya kalau wakil yang dikirim berkualitas, itu akan berlanjut sampai ke provinsi,” ujarnya seraya menambahkan bahwa peserta yang berhasil meraih predikat Noni Sulut, nantinya bukan hanya berperan sebagai duta wisata tetapi akan diikutkan dalam kompetisi di tingkat nasional. Baik di ajang Puteri Indonesia, Puteri Pariwisata maupun Miss Indonesia.

“Untuk penilaian peserta, yang dikedepankan adalah profesionalitas dan obyektifitas. Jadi bukan hanya polling SMS tetapi menyangkut semua aspek. Di mana nantinya, peserta akan diuji untuk menyampaikan pendapatnya dengan disaksikan seluruh juri,” tandasnya.

Sebelumnya, peserta diajak melakukan kunjungan ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemprov Sulut, untuk mengetahhui dari deoat bagaimana Aparatur Sipil Negara (ASN) bekerja.

Di kesempatan yang sama, peserta mendaparkan materi dari Asisten
Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Sulut., Drs John Palandung MSi dan Jeanetta Rumerung, dosen Unima dengan materi Aspek kepribadian Sebagai Standar Pengembangan Kepribadian. “Buktikan sebagai Nyong Noni Sulut yang dapat menjadi teladan dan panutan bagi generasi muda. Kita harus memiliki nilai-nilai etika dan kecintaan budaya sehingga tidak terpengaruh perkembangan global,” ucap Rumerung.(hilda)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here