Rela Hibahkan Tanah untuk Jalan Malendeng–Kuil, Stendy Rondonuwu Dukung Percepatan Pembangunan

MANADO, Sulutreview.com — Dukungan masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur kembali ditunjukkan warga Kalengkongan, Kabupaten Minahasa. Demi kepentingan umum, pemilik lahan, Stendy Rondonuwu, bersama warga dan keluarga setempat menyatakan kesediaan menyerahkan tanah secara cuma-cuma untuk mendukung pembangunan jalan Malendeng–Kuil.

Komitmen tersebut terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Utara yang dipimpin Ketua Komisi III, Berty Kapoyos.

Kesediaan warga menyerahkan lahan tanpa meminta pembayaran menjadi bentuk dukungan terhadap pembangunan akses jalan yang diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, membuka peluang ekonomi, serta mendorong pertumbuhan wilayah.

Stendy Rondonuwu, yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Minahasa Utara, menegaskan dukungannya terhadap pembangunan infrastruktur demi kepentingan masyarakat luas.

“Pemerintah saya dukung sepenuhnya. Lahan saya, saya berikan secara cuma-cuma untuk kepentingan umum,” ujar Stendy dalam RDP tersebut.

Sikap tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara, Wahyu. Ia menilai kesediaan masyarakat mendukung pembangunan dengan menyerahkan lahan merupakan kontribusi penting dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi salah satu faktor pendukung agar pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Inilah bukti kebersamaan yang membangun. Ketika masyarakat dan pemerintah berjalan seiring, pembangunan dapat terlaksana lebih cepat dan bermanfaat bagi banyak orang,” ungkap Wahyu.

Ketua Komisi III DPRD Sulut, Berty Kapoyos, turut menekankan pentingnya dukungan masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan daerah. Ia berharap semangat kebersamaan yang ditunjukkan warga Kalengkongan dapat menjadi contoh positif bagi wilayah lain.

Pembangunan jalan Malendeng–Kuil diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, mempermudah aktivitas masyarakat, serta mendukung kelancaran distribusi barang dan jasa.

Masyarakat di Kecamatan Kalawat dan pemerintah desa setempat juga berharap pekerjaan jalan tersebut dapat segera direalisasikan agar manfaatnya bisa dirasakan secara luas.

Dukungan warga yang bersedia menyerahkan lahan menjadi modal sosial penting bagi pembangunan. Namun, percepatan pelaksanaannya tetap membutuhkan koordinasi dan tindak lanjut dari instansi terkait agar pembangunan jalan Malendeng–Kuil dapat berjalan sesuai rencana dan ketentuan yang berlaku. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *