Makassar, Sulutreview.com – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal (IT) Makassar menyalurkan bantuan santunan senilai Rp10 juta untuk anak yatim dan dhuafa lintas agama di Yayasan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Al Ikhlas, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Integrated Terminal Manager Makassar, Andhita Dodi Risnata, di Makassar, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen tanggung jawab sosial perusahaan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional.
”Pertamina berupaya menghadirkan kontribusi sosial yang memberikan dampak nyata. Melalui kegiatan ini, kami ingin mendukung proses pembinaan yang dilakukan yayasan sekaligus mempererat hubungan baik dengan lingkungan sekitar,” kata Andhita dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (20/6/2026).
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Andhita bersama tim HSSE IT Makassar kepada Ketua Yayasan Al Ikhlas, H. Abd. Rahman Syam, di kawasan Jalan Kandea, Kelurahan Bunga Eja Beru, Kecamatan Tallo, Makassar.
Saat ini, yayasan tersebut membina sebanyak 45 anak yatim, piatu, dan dhuafa.
Perwakilan pengurus Yayasan Al Ikhlas, Faridah, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Pertamina. Ia menjelaskan bahwa bantuan operasional tersebut akan dialokasikan untuk memperbaiki sarana fisik panti.
”Bantuan ini sangat berarti bagi yayasan kami dan rencananya akan digunakan sebagai modal renovasi asrama putri agar anak-anak memiliki fasilitas yang lebih nyaman untuk belajar dan beraktivitas sehari-hari,” ujar Faridah.
Secara terpisah, Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menjelaskan bahwa aksi sosial ini juga sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta target pembangunan berkelanjutan.
Program ini dinilai berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada pilar pengentasan kemiskinan (Goal 1), pengurangan kesenjangan (Goal 10), serta kemitraan untuk mencapai tujuan (Goal 17).
”Dukungan kepada lembaga sosial dan kelompok masyarakat yang membutuhkan merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam menciptakan nilai bersama (creating shared value) serta memperkuat keberlanjutan sosial di wilayah operasional kami,” pungkas Lilik.(hilda)






