Poso, Sulutreview.com – General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo), Usman Bangun, menegaskan komitmen PLN untuk terus memastikan kehadiran listrik bagi seluruh masyarakat Suluttenggo.
“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada masyarakat yang tertinggal dari akses listrik. Ini adalah bentuk nyata PLN hadir untuk negeri,” ungkapnya.
Kegiatan “Berbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapan” yang sukses direalisasikan di Desa Tangkura, menjadi bagian dari penyalaan serentak yang dilaksanakan oleh seluruh unit PLN se-Indonesia dalam rangka memperingati HLN ke-80.
Secara nasional, lebih dari 8 ribu keluarga tidak mampu menerima pemasangan listrik gratis melalui program tersebut.
Sebelumnya, sebanyak 62 keluarga prasejahtera di Sulawesi Tengah kini dapat menikmati aliran listrik gratis berkat program sosial yang digagas oleh insan PLN. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Listrik Nasional ke-80 sekaligus wujud nyata kepedulian PLN terhadap pemerataan akses energi di seluruh pelosok negeri.
Melalui program “Berbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapan”, para pegawai PLN secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu masyarakat yang belum memiliki sambungan listrik. Langkah ini mencerminkan nilai gotong royong dan semangat berbagi yang selama ini menjadi bagian dari budaya kerja PLN.
Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo, menyampaikan bahwa inisiatif tersebut merupakan bentuk nyata komitmen PLN dalam menghadirkan energi berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan PLN yang turut berpartisipasi dalam mewujudkan terang bagi keluarga tidak mampu.
“Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa listrik tidak hanya menjadi simbol kemajuan, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan hadirnya listrik, banyak peluang baru yang dapat terbuka bagi warga untuk mengembangkan usaha dan memperbaiki kualitas hidupnya,” ujar Rizal.(hilda)













