Mitra, Sulutreview – Di Desa Rasi Satu, Kecamatan Ratahan, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Pemerintah Desa Rasi Satu menjalankan upaya yang tidak terlihat sekadar “program pemerintah”, tapi sebuah komitmen untuk membuat kesehatan menjadi hal yang mudah dijangkau oleh setiap warga: melalui penguatan layanan Posyandu dan Posbindu yang diselenggarakan secara rutin.

Baru-baru ini, saat ditemui di kantor Desa Rasi Satu, Alfian Kapahang, Hukum Tua Desa Rasi Satu menjelaskan, bahwa upaya ini bukanlah hal baru, tapi peningkatan dari program yang sudah berjalan menggunakan anggaran dari Dana Desa.

Alfian menambahkan, bahwa layanan ini tidak hanya terbatas pada pemeriksaan kesehatan dasar:
1. Untuk Posyandu (layanan untuk anak dan ibu hamil/menyusui): Warga bisa mendapatkan pemeriksaan berat badan dan tinggi badan anak, imunisasi rutin, konseling tentang nutrisi anak,
2. Untuk Posbindu (layanan untuk lansia dan dewasa): Warga bisa memeriksa tekanan darah, gula darah, berat badan, dan mendapatkan konseling tentang pola hidup sehat (seperti pengelolaan makanan untuk penderita diabetes atau hipertensi)

Untuk membuktikan komitmen ini, Pemerintah Desa Rasi Satu juga mengalokasikan anggaran desa setiap tahun untuk membeli perlengkapan kesehatan dasar (seperti timbangan, alat ukur tekanan darah, dan obat-obatan dasar untuk nyeri atau flu) dan memberikan insentif kecil untuk kader kesehatan yang membantu menjalankan layanan, sebagai bentuk apresiasi atas kerja mereka yang seringkali dilakukan di luar jam kerja.
“Kita tidak ingin layanan kesehatan menjadi hal yang ‘sulit’ atau ‘hanya untuk orang yang bisa pergi ke puskesmas’,” tutup Alfian. “Dengan Posyandu dan Posbindu yang teratur, Pemerintah Desa Rasi Satu ingin menunjukkan: kesehatan warga adalah prioritas pertama, dan kita akan selalu ‘menemani’ warga, dari anak kecil hingga lansia, untuk hidup sehat setiap hari.” Tandasnya. (Adv)













