Ini Pendapat dari Kementrian Pariwisata RI terhadap FPSL 2025

Bitung, Sulutreview.com– Kegiatan Festifal Pesona Selat Lembeh (FPSL) dengan Tema Harmony In Diversity” (Keharmonisan dalam Keberagaman) telah memasuki hari Ketiga dengan topik Harmony Day.

Beragam atraksi budaya dan keragaman kuliner dan spot-spot yang beragam dalam mengangkat pesona Pariwisata terus ditonjolkan di FPSL 2025.

Pada hari Ketiga ini, dihadiri langsung oleh Menteri Pariwisata yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Transformasi Digital dan Inovasi Pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Dr. Masruroh S.Sos., MBA dan dihadiri Kadis Pariwisata Provinsi Sulut dr Kartika Tanos M.SI.

Masruroh berpendapat bahwa ivent FPSL sudah 9 kali dan dalam kacamatanya FPSL kali ini sudah semakin inovatif dan membuat pihaknya bangga.

“Semakin bagus FPSL kali ini sudah semakin inovatif karena juga hal ini harus dapat memberikan manfaat bagi masyarakat ekonomi lingkungan dan budaya,” ujarnya.

Kendati begitu ada catatan yang harus dapat ditingkatkan yaitu dari segi promosi harus dapat di sebarkan dari tingkat lokal dan nasional bahkan International untuk menjadi magnesitas para turis.

Sementara itu Kadis Pariwisata Sulut Kartika Tanos mengatakan sangat mensupport untuk sektor Parowosata ini amat terlebih FPSL.

“Semoga ini menjadi contoh bagi daerah lain untuk berkreasi seperti FPSL,” tuturnya.

Ketua Panitia pelaksana Dansatrol Komandan Marvil M.F.E.D. SE. M.Tr. Hanla CRMP mengatakan bahwa yang spesial di FPSL ini adalah dukungan seluruh masyarakat Bitung.

“Kami turut membangun Sumber Daya Manusia (SDM) paling tidak memeriahkan FPSL untuk mengembangkan Pariwisata di Bitung ini,” ujarnya.

Sementara itu Sekda Ir I.G.N Rudy Theno ST MT MAP mengatakan bahwa dari Pak Walikota dan Wakil Wali Kota mengucapkan banyak terimah kasih bagi Dinas Pariwisata Bitung dan Pariwisata Provinsi serta Dansatrol dan seluruh stakeholder yang mendukung penuh kegiatan FPSL ini.

“Kami juga meminta maaf karena ketidakhadiran Pak Wali Kota karena ada undangan dari Mendagri sehingga upacara digeser pada Senin nanti,” pungkasnya.(zet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *