Tondano, Sulutreview.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania MM, M,Si, bersama Asisten III Bidang Administrasi Umum Dr. Vicky Ch.Tanor S.Pi, M,Si melaksanakan rapat Focus Group Discussion(FGD) di ruang kerja Sekda Minahasa, Senin (15/7/2024).
Pelaksanaan FGD ini menindaklanjuti surat kepala kantor wilayah direktorat jenderal perbendaharaan provinsi Sulawesi Utara nomor S- 1680/WPB.30/2024.
Kegiatan FGD tersebut dihadiri langsung Kepala Kantor Wilayah DJPB Sulawesi Utara Hari Utomo, Kepala KPPN Manado Saripudin.
Sekda Minahasa Dr. Lynda D. Watania MM, M,Si pada kesempatan ini menyampaikan kegiatan FGD merupakan momentum yang sangat penting, khususnya bagi kabupaten Minahasa.
“Melalui pertemuan ini kita dapat berdiskusi bertukar pikiran dan mencari solusi bersama untuk memastikan bahwa penyaluran DAK Fisik Tahap satu Tahun Anggaran 2024 dapat terlaksana dengan baik, tepat waktu dan tepat sasaran,” ujar Watania.
Dana Alokasi Khusus fisik, sebutnya, memilki peran yang sangat strategis dalam pembangunan di kabupaten Minahasa di mana DAK fisik ini diharapakan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur dan pelayanan publik di berbagai sektor.
Oleh karena itu, dirinya berharap komitmen bersama untuk melaksanakan percepatan penyaluran DAK fisik harus sesuai dengan target yang telah ditentukan. Serta tetap memperhatikan aspek akuntabilitas
“Butuhkomitmen bersama untuk melaksanakan percepatan penyaluran DAK fisik sesuai dengan target yang telah ditentukan. Serta tetap memperhatikan aspek akuntabilitas pengelolaannya,” katanya.
Melalui FGD ini juga dapat menghasilkan rekomendasi. Ia mengajak agar seluruh yang terlibat dalam FGD saat ini, mampu bekerja sama dengan komitmen yang kuat serta aktif memberikan ide-ide yang baik untuk membangun kabupaten minahasa yang lebih maju dan sejahtera.
“Tak kalah penting juga kerja sama sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah. kita perlu memastikan bahwa seluruh proses perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan pekerjaan yang didanai dari DAK fisik berjalan sesuai dengan aturan regulasi, transparansi dan akuntabilitas .Hal ini berdampak pada tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah Kabupaten Minahasa,” pungkas Sekda Watania.
Kegiatan ini dihadiri, Inspektur, Kadis Pendidikan, Kadis Kominfo, Kadis PUPR, Kadis Perikanan dan Kelautan, Kadis Perpustakaan, Ka. BPKAD, Kadis Kesehatan, Kadis P2KB.(engel)













