Rayakan Yubileum ke-75 Biara Karmel, Gubernur Olly Doakan Warga Sitaro

Gubernur Olly Dondokambey bersama istri Ny Rita Maya Tamuntuan saat berada di Biara Karmel Tomohon. Foto : Dkips

Tomohon, Sulutreview.com – Suasana Kapel Biara Karmel St Theresia OCD Kanak-kanak Yesus di Kakaskasen, Kota Tomohon, diwarnai sukcita yang melimpah atas perayaan Yubileum 75 tahun, Sabtu (4/5/2024).

Pada moment bersejerah dengan penuh kegembiraan tersebut, turut dihadiri Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, yang didampingi istri Ny Rita Maya Tamuntuan Dondokambey Tamuntuan bersama jajaran pemerintah.

Ia menyampaikan sukacitanya atas perayaan tersebut. Harapannya, dapat menumbuhkan komitmen baru bagi segenap komponen umat dalam tugas dan pelayanan.

“Ini juga menjadi moment sejarah untuk mempererat ikatan kasih antar sesama,” ucapnya.

“Para biarawati sudah menginspirasi banyak orang tentang ketekunan, kesetiaan dan pelayanan dengan tulus. Oleh sebab itu, perayaan ini akan semakin mempererat kasih antar sesama,” tukasnya.

Di tengah-tengah kumpulan para rohaniwan itu, Gubernur Olly mendoakan warga yang ada di Kabupaten Siau, Tagulandang dan Biaro (Sitaro). Terutama warga yang terdampak erupsi Gunung Ruang.

“Warga Sitaro saat ini sedang menghadapi tantangan erupsi Gunung Ruang, semoga Tuhan yang menyertai kita dapat menjaga saudara-saudara kita yang ada di sana,” ucapnya.

Gubernur Olly oada kesempatan itu, juga menyampaikan ucapan selamat. “Selamat menikmati berkat Tuhan di usia ke-75 bagi Biara Karmel OCD, Santa Theresia Dari Kanak-Kanak Yesus Kakaskasen,” sebutnya.

Misa dipimpin oleh Uskup Manado, Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu, MSC.

Ia menjelaskan pentingnya setiap umat saling membangun bersama. Baik dalam persekutuan gereja maupun dalam membangun bangsa.

“Kami tidak hanya merayakan 75 tahun biara ini, tetapi juga merayakan setiap perjalanan spiritual, setiap pengorbanan, dan setiap kisah cinta yang telah ditorehkan di balik jendela dan pintu biara ini,” kata Uskup Manado.

Dia juga menyoroti budaya para Suster untuk menginspirasi semua umat.

Para Suster adalah contoh nyata dari kasih dan pelayanan tanpa pamrih. Mereka adalah teladan bagi kita semua untuk hidup dalam kasih dan melayani sesama dengan tulus dan penuh pengabdian,” tambah Uskup Manado.

Ketua Panitia, Ft. Agus Pera OCD, pada pesan sambutannya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berhasil menyelenggarakan acara ini.

Ia juga menyampaikan ucapan khusus kepada seluruh Suster di biara tersebut.

Baginya, ini bukan hanya sekedar perayaan sebuah angka, tetapi sebuah perjalanan cinta dan pengorbanan yang telah menginspirasi banyak orang dari para suster.

“75 tahun adalah sebuah pencapaian yang luar biasa, namun dibalik angka tersebut terdapat kisah-kisah pengorbanan dan pelayanan yang luar biasa dari para Suster,” ucapnya dengan penuh rasa terharu.

Acara yang dihadiri oleh ratusan imam, suster, dan umat ini menjadi momen yang sangat berkesan. Bahkan terdapat beberapa tenda di luar gedung untuk menampung para tamu, namun tidak cukup untuk menampung semua yang hadir.

Acara dimulai dengan tarian para penari yang mengiringi para imam memasuki gedung gereja.(Advertorial Kominfo Sulut)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.